News

3 Poin ini Tunjukkan Kelebihan Google Pixel Dibanding iPhone

Google Pixel vs iPhone 7 [Foto: BusinessInsider]
Tidur Apple mungkin sudah tidak pernah nyenyak lagi semenjak Android muncul. Proyek yang digagas oleh Linux dan Google tersebut dalam beberapa tahun terakhir sukses membuat Apple kalang kabut di pasaran smartphone. Selain diminati masyarakat karena ekosistem Android lebih ramai berkat aplikasi-aplikasi di Google Play Store yang kebanyakan bisa dimiliki dan digunakan secara cuma-cuma, sistem operasi Android juga makin kuat dan variatif karena digodok oleh beragam vendor.

Menariknya, kini Google tak mau sekadar membiarkan Huawei, LG, atau Samsung memanfaatkan Android untuk “memperkaya diri”. Anak perusahaan Alphabet Inc. itu telah memilih masuk ke bisnis smartphone dengan merilis produk yang dari software dan hardware-nya mereka buat sendiri. Namanya Google Pixel.

Eksistensi device yang mengusung merek atau branding dari Google ini seperti menegaskan bahwa jalan Apple di bisnis ini kian terjal. Sebab, tak cuma harus melawan perusahaan berpengalaman hingga yang masih muda seperti Xiaomi dan OnePlus, sekarang mereka harus berkompetisi dengan “ibu kandung” Android itu sendiri. Secara pangsa pasar, Android dan iOS saat ini memang merajai dengan proporsi yang lebih tinggi dimiliki oleh Android. Akan tetapi kalau sistem keroyokan ini kian menjadi, bukan tidak mungkin iOS akan bernasib sama dengan BlackBerry yang dulu lekat dengan kesan eksklusif.

Baca Juga:  Apple dan LG Bekerja Sama Untuk Hadirkan Kamera 3D Pada iPhone 8

Nah kira-kira, apakah Google Pixel layak mendapatkan porsi utama di benak banyak konsumen di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, ketimbang iPhone 7 yang perilisannya hanya selisih satu bulan? Mungkin tujuh poin berikut bisa jadi pertimbangan.

 

1. Tampilan muka dan layar. Dari depan, Google Pixel dan iPhone 7 sekilas begitu mirip. Namun entah lebih karena mencoba konsisten atau miskin ide, tren desain iPhone di era saat ini cenderung membosankan. Sebab selain layar sentuh, desain luarnya hanya dihiasi dengan tombol home fisik. Di sisi lain, Google Pixel tak jauh lebih inovatif, walaupun Google menempatkan tiga tombol khas Android di dalam layar sentuhnya. Rasanya, desain seperti ini justru mengurangi porsi untuk layar sentuh itu sendiri.


Namun, layar Google Pixel lebih baik. Bertipe AMOLED, perangkat 5 inci itu layarnya mampu menampilkan gambar dalam 1080 x 1920 pixel dengan kerapatan 441 ppi. Sementara iPhone 7 yang berukuran 4,7 inci tipe layarnya hanya IPS dengan resolusi maksimal 750 x 1334 pixel dengan kerapatan 326 ppi. Alhasil, screen dari Google pixel punya intensitas warna yang jauh lebih kaya dan nyaman di mata.

Baca Juga:  Jejak Asteroid Raksasa yang Membunuh Dinosaurus Ungkap Rahasia Baru

 

2. Dimensi. Secara ukuran penampang, keduanya pun memiliki panjang dan lebar yang tidak terlalu signifikan bedanya. Tapi, rasio layar ke bodi Google Pixel masih lebih baik, yakni 69 persen. Sementara iPhone 7 screen-to-body ratio-nya 65,6 persen. Namun kekurangannya, seperti yang sudah disebut di poin pertama, porsi layar sentuh Google Pixel harus dikurangi untuk tombol home, menu, dan back di bagian terbawahnya.

Menurut BusinessInsider, tekstur bodi iPhone cenderung licin, sehingga banyak keluhan kalau ponsel berlogo apel itu mudah sekali jatuh atau harus menggunakan pelindung agar lebih aman. Berbeda dengan Google Pixel yang memiliki grip yang lebih enak digenggam, namun tidak lengket.

 

3. Baterai dan charging. Selain punya kapasitas baterai yang lebih besar ketimbang iPhone 7, tepatnya 2.770mAh berbanding 1.960mAh, Google Pixel dinilai rendahnya konsumsi daya saat dioperasikan. Di sini, peran Android Nougat sangat terasa sekali untuk mengurangi kerakusan ponsel. Dukungan USB Type-C juga menjadi nilai tambah bagi Google Pixel.

Sebagai tambahan, saudara kandung Google Pixel, yaitu Google Pixel XL, saat diuji terbukti menang cukup telak daripada flagship lainnya. Dari pengujian SuperSafTV, sistem fast charging dari Google Pixel XL tak hanya mengalahkan iPhone 7 Plus tapi juga Samsung Galaxy S7. Saat Google Pixel XL sudah bisa melakukan isi ulang 100 persen dari total kapasitas baterainya dalam waktu 29 menit, Samsung Galaxy S7 dan iPhone 7 malah masih berada di angka 72 persen.

Baca Juga:  Apple Siapkan iPhone Khusus yang Dilengkapi Teknologi Mobile Payment di Jepang

 

Tiga poin di atas bukan berarti Google Pixel mutlak menang atas iPhone 7. Namun, di sanalah Google Pixel unggul daripada kompetitornya itu. Kendati demikian, ada beberapa fitur di iPhone 7 yang alpa dimiliki Google Pixel, seperti sertifikasi anti-air dan debu IP67, bodi yang lebih ringan (138 gram berbanding 143 gram), serta adanya varian iPhone 7 dengan memori internal hingga 256GB.