Tips & Guide

4 Cara Menarik Customer dalam Instagram Marketing

[Foto: pixabay.com]
Penggunaan Instagram sebagai media untuk marketing, barangkali bukanlah suatu hal baru. Terlebih kini Instagram telah memiliki fasilitas paid promote serta tools untuk analytic yang cukup bagus. Instagram menjadi semacam billboard yang dulu sempat populer sebagai media untuk beriklan pada medium tahun 70-an. Bedanya, kini billboard tersebut beranjak digital dan sebagai marketer, Anda diberikan berbagai kemudahan untuk mengetahui sejauh mana campaign yang telah Anda jalankan melalui “billboard” tersebut. Termasuk di antaranya, Anda dapat mengetahui berapa orang yang telah melihat post Anda, siapa saja mereka, berasal dari mana, dan lain sebagainya.

Jika dulu Instagram identik dengan produk makanan sehingga memunculkan tren food photography, kini hampir semua produk dipasarkan di Instagram. Sama halnya seperti media sosial yang lain, menggunakan Instagram sebagai sarana marketing juga memiliki tantangan. Dan berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menarik lebih banyak customer melalui Instagram marketing.

1. Konten adalah yang utama

Instagram merupakan salah satu media sosial yang unik. Pertama, dia tidak memiliki fasilitas sharing kepada publik seperti fitur share di Facebook atau retweet di Twitter. Jadi, bisa dipastikan user Instagram menggunakan media sosial ini dengan sangat privat. Kedua, Instagram tidak memiliki fitur link support seperti media sosial lainnya yang memungkinkan marketer untuk langsung menggiring audiens ke halaman website tertentu. Di sinilah tantangan bagi para Instagram marketer yang sesungguhnya, yakni bagaimana menciptakan konten visual yang benar-benar menarik orang untuk mencapai tujuan bisnis kita.

Baca Juga:  Pedoman Berbagai Warna untuk Kebutuhan Branding

2. Selalu perhatikan kompetitor

Mengenali kompetitor secara lebih dekat barangkali menjadi sebuah keniscayaan di dunia marketing, tak terkecuali Instagram marketing. Hal ini bertujuan untuk mengenali bisnis kita sendiri; di mana kekurangannya, siapa customer yang paling potensial yang belum kita punya, dan lain-lain. Instagram memiliki fitur yang sebenarnya cukup membantu marketer untuk melakukan tugas ini, yakni dengan cara mengaktifkan notifikasi untuk setiap post baru. Anda bisa menggunakan fitur ini untuk “mengenali lebih dalam” akun milik kompetitor dan bagaimana mereka bekerja di Instagram.

3. Ciptakan acara yang menarik

Ketika televisi dan radio mulai populer digunakan sebagai marketing channel, satu hal yang paling membedakan dari channel marketing generasi sebelumnya, yakni media cetak, adalah kemungkinan adanya interaksi dari kedua belah pihak. Yakni dari pemilik bisnis dan customer. Di era media sosial, khususnya Instagram, hal ini sangat mungkin untuk diwujudkan. Melalui berbagai fitur seperti komentar ataupun pesan, Anda sebagai marketer dapat langsung terhubung dengan calon customer. Selain itu, Anda juga bisa lebih menarik perhatian mereka dengan membuat berbagai “event” menarik di Instagram. Misalnya kontes foto ataupun give away untuk komentator terbaik. Cara ini selain dapat meningkatkan awareness dari para audiens, juga terbukti mampu meningkatkan engagement antara produk dengan customernya.

Baca Juga:  Training dan Sertifikasi Resmi dari Facebook Bagi Para Digital Marketer

4. Jangan ragu menghubungi influencer

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pengguna Instagram umumnya memiliki karakter yang sangat personal, seperti Instagram itu sendiri. Oleh karena itu, keberadaan influencer di Instagram sebenarnya sangat membantu proses marketing. Pertama, karena umumnya para influencer ini sudah memiliki “massa” yang spesifik. Entah mereka menyukai hal yang sama atau memiliki kebiasaan yang sama. Kedua, para influencer ini memiliki relasi yang personal dengan para audiensnya, seperti misalnya artis dengan fans. Menggunakan jasa influencer adalah cara paling sederhana yang bisa dilakukan marketer untuk proses Instagram marketing.

Selain keempat cara tersebut, tentunya ada banyak sekali cara yang bisa dipakai. Tugas seorang digital marketer sekali lagi adalah terus melakukan improvisasi serta mengelaborasi semua kemungkinan dari channel yang sedang digunakannya dalam proses marketing. Selamat mencoba!