Tips & Guide

4 Trik Meraih Low Cost Conversion di Iklan Facebook

[Foto: hubspot.net]
[Foto: hubspot.net]
Social media marketing memiliki posisi tersendiri bagi dunia digital marketing. Keberadaanya yang tak asing bagi hampir semua pengguna internet, serta intensitas penggunanya yang cukup tinggi membuat iklan di social media menjadi salah satu pilihan model marketing paling efektif akhir-akhir ini. Salah satu media sosial dengan jumlah pengguna terbesar di dunia adalah Facebook.

Startup buatan Mark Zuckerberg ini memiliki jutaan pengguna aktif dari seluruh dunia. Tren penggunanya pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Tak heran bila iklan di Facebook menjadi sangat menggiurkan untuk dicoba. Terlebih saat ini beriklan di Facebook memungkinkan iklan kita lintas platform, yakni selain muncul di timeline pengguna Facebook, juga muncul di Instagram.

Iklan Facebook sendiri memiliki berbagai tools yang bisa digunakan untuk mengoptimalisasi campaign. Dari mulai targeting hingga remarketing, berbagai tools ini dapat digunakan agar iklan yang kita ciptakan tersampaikan dengan baik dan tepat sasaran. Selain itu, Facebook juga menawarkan angka konversi yang cukup menarik dengan biaya yang sangat murah, asalkan kita mampu memaksimalkan fungsi berbagai fitur di dalamnya. Berikut ini adalah empat tips yang bisa kamu coba untuk mendapatkan harga konversi termurah dalam Facebook Ads.

1. Maksimalkan fungsi targeting

Fitur targeting pada Facebook Ads memungkinkan kita untuk mengatur sedetail mungkin pada siapa saja iklan kita akan ditayangkan. Facebook memungkinkan kita untuk melakukan segmentasi berdasarkan beberapa kriteria, seperti jenis kelamin, umur, lokasi, tempat asal, bahkan preferensi hingga asal perguruan tinggi atau sekolah. Fitur inilah yang seharusnya kamu manfaatkan untuk menargetkan iklan secara spefisik ke pasar yang kamu tuju.

Target iklan yang spefisik memungkinkan iklanmu akan tersampaikan pada orang yang benar-benar tepat. Hal ini menyebabkan peluang konversi lebih tinggi dengan tingkat impression yang lebih rendah. Dengan begitu kamu akan bisa menghemat biaya untuk iklan dengan ROI yang memuaskan.

2. Pastikan visual untuk iklanmu tepat dan relevan

Facebook Ads merupakan salah satu channel marketing yang unik. Sebab selain mengandalkan kekuatan budget dan copy sebagaimana layaknya iklan digital, platform ini juga menitikberatkan pada aspek visual. Dalam artian, beriklan di Facebook tak hanya cukup stand out dengan copywriting yang amazing, tetapi juga visual yang memikat.

Facebook memiliki kriteria yang cukup ketat terhadap konten visual yang bisa kamu jadikan iklan. Namun, meski demikian, hal itu tidak menghalangi kita untuk tetap kreatif dalam beriklan. Peraturan Facebook yang ketat tersebut justru berfungsi untuk memastikan bahwa iklan yang kita sampaikan benar-benar relevan dan juga menarik, sehingga dapat meraih angka konversi yang lebih tinggi.

3. Gunakan copy yang secara spesifik mengarah pada calon konsumen

Iklan di Facebook muncul dalam bentuk news feed maupun sidebar untuk browser pengguna desktop. Namun, karena sebagian besar pengguna Facebook di mobile device, maka sebagian besar iklan muncul dalam bentuk news feed. News feed ini nantinya akan muncul pada setiap timeline pengguna Facebook.

Kemunculannya yang spefisik di timeline setiap kali user membuka Facebook, menuntut pengiklan untuk mampu menulis copy yang benar-benar berisi penawaran spefisik. Seolah-olah memang iklan tersebut ditujukan hanya untuk seorang user. Hindari menggunakan kata-kata penawaran yang umum karena hal tersebut dapat menimbulkan user experience yang buruk terhadap pengguna Facebook dan berimbas pada iklan yang kamu produksi.

4. Gunakan Facebook remarketing

Seperti namanya, model ini memang merupakan penawaran kembali kepada calon customer atau customer yang potensial untuk kembali melakukan transaksi. Remarketing memungkinkan kita untuk meraih engagement yang lebih terhadap user yang sudah melakukan transaksi melalui iklan atau setidaknya memiliki ketertarikan lebih terhadap iklan tersebut.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID