Opinion

5 Keuntungan Bekerja Bersama Orang Asing

[Foto: pixabay.com]
Pekerjaan freelance sedang menjadi tren dan banyak digemari, terutama di kalangan anak-anak muda di dunia. Berbagai topik pun mulai ramai dipadati oleh freelancer, dari mulai pekerjaan menulis hingga pemrograman. Namun, meski demikian, tetap saja ada tantangan yang tidak mudah dari keputusan untuk bekerja freelance. Salah satunya adalah karena sebagai freelancer, Anda harus bersiap untuk bekerja bersama orang yang benar-benar asing.

Karena tidak saling mengenal satu sama lain, berbagai risiko pun bisa dihadapi. Seperti misalnya ritme kerja yang tidak sejalan atau bahkan salah satu pihak menghilang ketika pekerjaan belum benar-benar tuntas. Hal-hal tersebut mungkin memang menjadi challenge yang dihadapi oleh semua freelancer. Tetapi meski demikian, masih banyak orang yang tertarik dengan pekerjaan ini karena sesungguhnya bekerja dengan orang asing memiliki berbagai keuntungan yang sesekali bisa menjadi tantangan.

1. Kesempatan berjejaring

Bekerja dengan orang lain secara freelance memberi Anda kesempatan untuk berjejaring. Dalam menunaikan pekerjaan tersebut, Anda dimungkinkan untuk berkolaborasi dan mengenal orang-orang baru dalam berbagai bidang. Anda bisa saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dengan orang-orang ini. Kesempatan seperti ini tentunya sangat jarang Anda dapatkan ketika Anda bekerja kantoran, yang mana rekan kerja Anda adalah orang yang itu-itu saja.

Baca Juga:  Tips Jadi Founder untuk Para Introvert

2. Meningkatkan kemampuan untuk menggunakan berbagai tools on-the-go


Bekerja freelance identik dengan pekerjaan jarak jauh yang menuntut penggunaan teknologi sebagai media utama untuk melakukan kerja-kerja. Hal ini tentu menuntut Anda sebagai freelancer atau orang lain yang mempekerjakan Anda untuk selalu update terhadap penggunaan teknologi-teknologi untuk bekerja. Seorang freelancer tentu tidak asing dengan penggunaan cloud atau file penyimpanan di internet. Mereka juga biasanya menggunakan berbagai alat komunikasi dengan fitur lengkap seperti sharing data dan video call. Selebihnya, mereka menggunakan berbagai alat untuk management project seperti misalnya Slack atau Trello.

3. Menghindari zona nyaman

Bekerja dengan orang lain yang sama sekali tidak Anda kenal memberikan peluang bagi Anda untuk bertemu jenis orang yang beda-beda. Dari mereka yang susah sekali diatur, penurut, yang susah diajak berkomunikasi, hingga yang enerjik dan menyenangkan, barangkali akan Anda temui. Perbedaan karakter dari orang-orang yang bekerja dengan Anda mau tidak mau membuat iklim bekerja menjadi beda terus-menerus. Hal ini akhirnya menuntut Anda untuk terus melakukan adaptasi. Zona nyaman adalah sesuatu yang sangat sulit didapat apabila Anda bekerja dengan orang asing, karena umumnya satu sama lain memiliki perbedaan yang menuntut Anda untuk terus-menerus berubah dan menyesuaikan diri. Hal ini sekaligus membentuk kepribadian dan cara kerja Anda yang semakin berkualitas dari hari ke hari.

Baca Juga:  4 Strategi Branding untuk Startup

4. Kesempatan untuk bekerja dengan bebas

Sebagian besar freelancer bekerja dengan bebas, hal itu diamini oleh setiap orang. Meskipun klien meminta ini-itu, tetapi pada prosesnya freelancer biasanya diberi kesempatan untuk melakukan pekerjaannya sendiri dengan caranya sendiri. Hal ini tentu memberikan keleluasaan bagi Anda yang ingin bekerja tanpa banyak aturan.

5. Menghindari perasaan sendiri

Dengan bekerja freelance, Anda memiliki rekan yang selalu ‘ada’ untuk Anda. Entah untuk sekadar menanyakan progress atau sudah selesai atau belum. Meski tidak menjadi satu-satunya alasan utama, hal ini bisa menjadi cara untuk Anda yang sering terjebak perasaan sendirian ketika bekerja. Bekerja bersama orang lain dengan berkolaborasi memungkinkan Anda untuk selalu memiliki teman meski dalam jarak tertentu. Anda masih memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan rekan kerja Anda dan berinteraksi sehingga dapat meringankan beban psikologis dibanding jika Anda merasa benar-benar sendirian untuk menyelesaikan pekerjaan.