Home  »  News   »  
News

5 Prestasi Keren Terkait Artificial Intelligence (AI) Sepanjang Tahun 2016  

[Foto: Pixabay.com]
Hanya dalam hitungan hari, kita akan mengucapkan selamat tinggal kepada tahun 2016, dan menyambut datangnya tahun baru 2017. Selama tahun 2016 ini, kita telah banyak mendengar dan melihat perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan, yang nampaknya makin pesat saja.

Bidang ilmu AI yang dipahami masyarakat awam sebagai teknologi yang melibatkan robot, atau mesin yang mampu “berpikir sendiri” sesungguhnya merupakan salah satu cabang dari ilmu sains komputer yang fokus kepada penciptaan mesin yang diprogram untuk bisa bekerja dan bereaksi, meniru apa yang dilakukan manusia. Dalam perkembangannya, AI banyak dimanfaatkan untuk mendukung teknologi yang berhubungan dengan bahasa dan komunikasi, pembelajaran, perencanaan, pengentasan masalah di berbagai bidang, dan masih banyak lagi.

Berikut ini beberapa pencapaian di dunia AI yang telah berhasil dibukukan pada tahun 2016 ini:

AI memenangkan permainan Go. Pada bulan Maret 2016 lalu, AI buatan Google berhasil mengalahkan seorang juara Go dalam pertandingan yang dilangsungkan di Hotel Four Seasons di Seoul, Korea. AI yang disebut AlphaGo ini mengalahkan Lee Sedol, salah satu pemain Go terbaik dunia, pada game pertama pertandingan Go, permainan bersejarah yang terdiri atas lima game. AlphaGo juga memenangkan tiga game lainnya. Go sendiri dianggap sebagai salah satu permainan paling kompleks di dunia, karena pergerakan bidak-bidaknya yang memiliki banyak kemungkinan.

Baca Juga:  10 Profesi yang Sepertinya Bakal Digantikan Kecerdasan Buatan

AI memprediksi pemenang Kentucky Derby. Bulan Mei 2016, AI berhasil memprediksi pemenang Kentucky Derby, lomba pacuan kuda yang diadakan tiap tahun di Lousiville, Kentucky, Amerika Serikat. Sebuah sistem AI yang disebut “human swarm” berhasil memprediksi empat kuda yang akan mengisi posisi teratas pada lomba tersebut dengan tepat. Keberhasilan prediksi tersebut bergantung kepada ilmu matematika. Skala kemungkinan memilih empat kuda dengan posisi teratas dengan urutan yang tepat secara benar adalah 540 banding 1.

AI menyelamatkan nyawa seorang pria. AI tersebut berwujud sebuah mobil Tesla Model X, yang telah menyelamatkan pemiliknya dengan membawanya ke rumah sakit ketika pria tersebut mengalami sakit dada yang parah. Joshua Neally yang tinggal di Springfield, Missouri, Amerika Serikat, menderita penyumbatan pembuluh darah yang fatal di paru-parunya. Beruntung, sistem autopilot di mobilnya “berinisiatif” untuk mengantar Neally ke sebuah rumah sakit yang berjarak 20 mil sehingga nyawanya bisa diselamatkan.

AI mengalahkan manusia dalam pengenalan suara. Pada bulan Oktober 2016 lalu, AI yang dikembangkan oleh Microsoft berhasil mengalahkan para transkripsionis dengan teknologi pengenalan percakapan yang dimilikinya dengan melakukan lebih sedikit kesalahan dibandingkan manusia. Microsoft telah mempublikasikan paper yang menunjukkan akurasi sistem AI mereka dalam mengenali bunyi dan bahasa, dan mengklaim memiliki kemampuan lebih baik daripada Watson, AI yang dikembangkan IBM.

Baca Juga:  Facebook Messenger Kini Dilengkapi Dengan Fitur SMS

AI memprediksi pemenang pemilu Presiden Amerika Serikat (AS). Akhir Oktober 2016 lalu, sistem AI yang dikembangkan oleh startup asal India, dikenal dengan nama MogIA, melakukan analisa untuk memprediksi pemenang pemilu AS. Sistem tersebut menggunakan 20 juta data dari platform online seperti Google, YouTube, dan Twitter untuk memprediksi siapa yang akan memenangkan pemilihan Presiden AS tahun ini. Ketika sebagian besar poling secara konsisten menunjukkan dominasi Hillary Clinton atas Donald Trump dalam minggu-minggu terakhir sebelum pemilu, MogIA menunjukkan sebaliknya, bahwa Trump akan memenangkan pemilihan presiden.