Opinion

5 Startup Fintech Populer di Indonesia

[Foto: pixabay.com]
Startup di bidang fintech diprediksi akan semakin populer ke depannya. Hal ini tentu bisa dipahami mengingat ke depannya, e-commerce, yang selama ini menjadi pemicu terbesar hadirnya transaksi online, diprediksi akan semakin berkembang. Tak cuma para pemain lokal, para pemain yang sudah berkembang di luar negeri pun kini mulai melirik Indonesia untuk melakukan penetrasi pasar.

Kepopuleran antara e-commerce dan fintech barangkali tidak bisa saling dilepaskan. Sebab selama ini keduanya memang menjadi pelengkap satu sama lain. Namun, meski demikian sebenarnya di Indonesia ini fintech tak hanya populer sebagai metode transaksi elektronik, tetapi juga merambah ke berbagai bidang lain. Dari mulai simpan-pinjam antarnasabah, crowdfunding, hingga layanan jasa keuangan.

Bareksa

Bareksa merupakan salah satu startup di bidang fintech yang paling populer di Indonesia. Bareksa adalah marketplace reksadana online terintegrasi pertama di Indonesia. Dalam Bareksa, user tak hanya bisa melakukan transaksi reksadana secara online, tetapi juga memberikan layanan data dan informasi yang bisa digunakan oleh user sebagai bahan pertimbangan atau sarana edukasi.

Baca Juga:  Wanita Ini Menderita Alergi Wi-Fi dan Sinyal Telepon

Bareksa menghadirkan layanan yang memudahkan investor untuk melakukan investasi dengan cara yang praktis dan aman. Dalam platform ini, user atau investor dapat mendapatkan alat investasi yang memudahkan mereka untuk mencari, mengolah, dan menganalisis data secara lengkap dan mendalam. Tak hanya itu, Bareksa juga menawarkan fleksibilitas, yakni kemudahan bagi Anda untuk mengaksesnya baik melalui perangkat desktop maupun mobile seperti smartphone atau tablet.


Kitabisa.com

Kitabisa.com merupakan situs crowdfunding pertama yang ada di Indonesia. Situs ini memungkinkan seseorang untuk menggalang dana dan melakukan kampanye sosial untuk mendapatkan pendanaan. Kitabisa.com menjadi salah satu platform paling populer dengan berbagai success story yang cukup emosinal. Umumnya, platform ini digunakan oleh LSM, yayasan sosial ataupun perorangan untuk menggalang dana dan melakukan aksi sosial menggunakan dana yang telah dikumpulkan tersebut.

Cermati

Cermati merupakan perusahaan teknologi di bidang keungan yang didirikan oleh para veteran yang berpengalaman dalam berbagai perusahaan teknologi terkemuka seperti LinkedIn, Google, ataupun Microsoft. Cermati menyediakan berbagai informasi untuk membantu masyarakat menemukan produk keungan terbaik. Selain itu, startup ini juga menyediakan akses gratis ke berbagai produk keuangan yang memungkinkan usernya untuk membuat keputusan finansial yang paling tepat.

Baca Juga:  Memahami Cara Kerja Ad Extension dalam Iklan Digital

DOKU

DOKU merupakan salah satu startup dengan jasa e-wallet. Startup ini menawarkan layanan pembayaran elektronik, termasuk credit card untuk berbagai merchant terkemuka di tingkat nasional maupun internasional. Perusahaan yang dikembangkan di bawah PT. Nusa Satu Inti Artha ini memberikan kemudahan bagi konsumen untuk bertransaksi secara online, terutama bagi mereka yang menginginkan model pembayaran tanpa perlu proses yang rumit seperti transfer dan segala macam. Ada berbagai layanan dari yang regular dengan batas saldo Rp1.000.000 hingga Rp5.000.000 untuk pengguna premium. Selain itu, ada pula pilihan credit card sesuai limit yang telah dipilih oleh konsumen.

Midtrans

Midtrans dulunya dikenal sebagai Veritrans, merupakan startup penyedia payment gateway di Indonesia. Midtrans fokus pada penyediaan model pembayaran yang simpel, reliabel, dan aman. Startup ini memiliki berbagai macam layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan partner, dari mulai startup yang sedang berkembang hingga perusahaan dengan sistem keuangan yang telah mapan. Tak cuma pilihannya yang banyak, Midtrans juga kompetitif dari segi harga, yakni menawarkan biaya yang murah dalam setiap transaksinya, sehingga perusahaan dengan berbagai ukuran bisa menggunakannya tanpa terbebani dari segi finansial.

Baca Juga:  Inilah 7 Penemuan Paling ‘Aneh’ di Bumi Sepanjang Tahun 2016