Opinion

5 Tipe Mentor yang Wajib Dimiliki Para Founder Startup

[Foto: nilbatufoods.com]
[Foto: nilbatufoods.com]
Memiliki seorang mentor mungkin dapat menjadi salah satu kriteria yang harus dipenuhi oleh seorang founder startup. Bagaimanapun, keberadaan seorang mentor pada akhirnya tidak hanya sekadar untuk memberi menteenya ilmu-ilmu maupun insight dalam membangun dan mengembangkan startup. Lebih dari itu, keberadaan mentor adalah sebagai “teman” yang akan dengan setia mendukung dan menyemangati sampai akhirnya apa yang dicita-citakan founder dapat berhasil.

Meskipun pada umumnya, para mentor memiliki beberapa kriteria yang serupa, namun sebagai manusia, tiap-tiap dari mereka pasti memiliki keunikan yang berbeda satu sama lain. Keunikan dan ciri khas inilah yang nantinya akan menentukan bagaimana ia memberikan advice kepada menteenya, bagaimana ia akan bersikap terhadap suatu masalah, dan apa saja bantuan yang bisa ia berikan. Dalam tulisannya, Anthony Hughes, Founder sekaligus CEO dari Tech Elevator pernah menyebutkan setidaknya ada lima tipe mentor yang akan sangat berpengaruh terhadap startup yang sedang dikembangkan.

The Challenger

Banyak dari para mentor yang bersifat sebagai pendidik bagi para mentornya. Namun, tak sedikit pula dari mereka yang berperan sebagai challenger. Di sini, mentor menyadari bahwa setiap founder startup kadang-kadang sampai di titik terlemahnya atau bahkan stuck dengan satu ide yang tidak bisa dikembangkan. Tipe mentor challenger berperan penting untuk selalu memberikan tantangan kepada mentee untuk berpikir melampaui batas. Ia juga yang akan selalu mengkritisi ide-ide yang dilontarkan oleh para founder. Tujuannya tentu saja agar founder tidak melakukan terlalu banyak kesalahan akibat dari asumsi yang berlebih atau kurangnya validasi terhadap ide yang akan dieksekusi.

The Cheerleader

Setiap orang paham bahwa jalan menjadi entrepreneur itu tidak pernah mudah. Termasuk ketika memutuskan untuk menjadi founder dari sebuah startup. Tidak pernah ada jalan yang mulus bagi seorang founder. Bagi seorang founder, menemui kegagalan adalah suatu konsekuensi yang mau tidak mau harus dihadapi. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memiliki mentor dengan tipe ini. Tipe cheerleader akan berperan sebagai penghibur yang tidak lelah menyemangati menteenya ketika berkali-kali menemui kegagalan. Ia akan hadir dengan segala motivasi dan nasihat bijak yang harapannya dapat meningkatkan kembali semangat founder akan terus berjuang dalam mewujudkan keinginannya.

The Educator

Tipe educator adalah mereka yang melihat adanya kemauan belajar yang kuat dari para founder lalu memutuskan untuk menjadi “guru” yang akan dengan setia membimbing. Mentor dengan tipe ini akan memenuhi semua keingintahuan dari menteenya. Dari mulai dasar dalam membangun bisnis, hingga praktik mengenai eksekusi ide-ide yang telah digagasnya.

The Ideator

Tipe ideator berfokus pada tahap awal di mana seorang founder berpikir untuk hal-hal yang dicita-citakan. Mentor dengan tipe ini akan banyak mendampingi para founder untuk berpikir ide-ide yang kreatif dan luar biasa. Mereka akan dengan senang hati diajak berdiskusi mengenai peluang bagaimanana ketidakmungkinan dapat dieksekusi menjadi sebuah bisnis yang berbeda dari yang lain.

The Connector

Tipe mentor yang terakhir ini adalah fungsi yang tak kalah penting dari kehadiran seorang mentor. Yakni bagaimana pengalaman dan koneksinya mampu digunakan untuk mendulang kesuksesan startup yang kita ciptakan. Mentor dengan tipe ini akan membantu menteenya untuk mendapatkan jaringan bisnis yang sangat berguna untuk perkembangan startupnya. Lebih dari itu, ia juga membantu founder untuk membuka pikiran dan memberi lebih banyak perspektif dengan mempertemukannya dengan lebih banyak orang.

Kelima tipe mentor tersebut bisa saja ada di satu orang. Tetapi, lebih sering dalam diri seorang mentor hanya ada dua hingga tiga tipe yang bisa diandalkan. Oleh karena itu, belajar dari banyak mentor dapat dijadikan opsi yang tak kalah menarik. Selain memperkaya wawasan, mentor yang banyak juga memberi kita banyak perspektif yang tentunya akan membuat seorang founder semakin mantab dalam mengembangkan startup yang telah dirintisnya!

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID