Tips & Guide

5 Tips Membangun Keyword List Ideal untuk Campaign

[Foto: pixabay.com]
Bagi seorang Search Engine Marketing (SEM) specialist, keyword research merupakan satu proses penting dalam rangka membuat serta mengoptimisasi campaign. Hal tersebut dikarenakan keyword memang merupakan satu kunci yang menentukan apakah iklan akan sampai pada audiens atau tidak. Tanpa keyword yang sesuai, sebuah iklan tidak akan sampai pada audiens yang dituju oleh advertiser.

Namun, keyword yang sesuai pun tidak langsung otomatis membuat sebuah iklan memiliki performa yang baik. Salah satunya dikarenakan masing-masing keyword memiliki jumlah bid yang berbeda. Beberapa keyword memiliki jumlah bid yang rendah. Namun, beberapa di antaranya memiliki jumlah bid sebaliknya, yakni sangat tinggi.

Itulah sebabnya proses menentukan keyword apa saja yang akan dimasukkan ke dalam keyword list membutuhkan berbagai usaha yang cukup serius. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk membangun keyword list yang ideal bagi sebuah campaign.

1. Berpikirlah seperti customer

Sebagai seorang advertiser, Anda tentu saja dituntut untuk paham apa saja yang customer butuhkan. Untuk itu, Anda harus memahami alur berpikir mereka dan mengerti bagaimana mereka berpikir dan bertindak dalam mengambil keputusan. Dalam hal pembuatan keyword list di dalam campaign AdWords, hal ini sangat diperlukan.
Sebagai seorang advertiser Anda tidak boleh berpikir menurut ideal pemikiran Anda. Sebaliknya, Anda harus membayangkan bagaimana seorang customer berpikir. Misalnya customer Anda adalah seorang penyuka sepatu olahraga, Anda harus membayangkan apa yang ia cari ketika ingin berbelanja sepatu. Begitu juga jika customer Anda adalah penyuka makanan.

Baca Juga:  Berbagai Komponen dalam Mobile App yang Wajib Diketahui

Mengorganisasi keyword berdasarkan kriteria orang yang akan membeli dapat menjadi satu hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat keyword list yang benar-benar sesuai kriteria customer. Misalnya, seorang atlet ketika ingin berbelanja sepatu, kemungkinan ia akan mencari sepatu olahraga, seorang perempuan yang menyukai fashion akan beli high heels, sementara penyuka bola mungkin akan membeli sepatu futsal, dan lain sebagainya.


2. Organisasikan berdasarkan tema

Tips kedua yang bisa Anda lakukan untuk membuat keyword list yang baik adalah dengan mengorganisasikan campaign berdasarkan tema-tema tertentu. Sebagai contoh, untuk toko sepatu Anda yang menjual berbagai jenis sepatu baik untuk lelaki maupun perempuan, Anda bisa membuat satu campaign bertema satu jenis sepatu, misalnya sepatu boot perempuan. Dalam campaign tersebut, terdapat beberapa ad group yang berisi beberapa kategori boot perempuan, misalnya sepatu boot musim hujan, sepatu boot fashion, dan lain sebagainya. Kemudian Anda bisa menambahkan keyword yang sesuai dengan masing-masing kategori agar menjangkau user atau audiens yang lebih spesifik.

Baca Juga:  Mengenal Para Digital Moms dan Peluangnya dalam Bisnis

3. Buat sespesifik mungkin

Tips ketiga untuk membuat list keyword yang ideal adalah buatlah keyword tersebut secara spesifik. Gunakan long tail keyword untuk menghindari kerancuan iklan yang muncul. Misalnya, advertiser menjual sepatu basket, tulislah yang spesifik mengenai sepatu basket. Jangan sampai iklan muncul pada user yang mencari tahu jadwal pertandingan basket.

Contoh lain adalah ketika Anda ingin menjual mantel musim dingin, maka tuliskan spesifik mantel musim dingin atau mantel bulu untuk keywordnya. Jangan sampai orang yang mencari mantel hujan juga melihat iklan Anda karena hal tersebut tidak akan mendatangkan nilai konversi seperti yang Anda harapkan.

4. Gunakan negative keyword

Selain menggunakan keyword yang spesifik atau long tail keyword, tips lainnya adalah menggunakan negative keyword di dalam keyword list Anda. Anda bisa menggunakan negative keyword untuk menghindari iklan muncul pada audiens yang tidak diinginkan. Sebagai contoh, Anda menjual aneka sepatu untuk laki-laki dan perempuan, tapi hanya khusus sepatu orang dewasa. Maka, Anda bisa menambahkan negative keyword anak, agar audiens yang mencari sepatu untuk anak tidak bisa melihat iklan Anda.

Baca Juga:  Langkah-langkah Membuat TrueView Video Campaigns

5. Gunakan keyword planner

Tips kelima adalah menggunakan keyword planner. Penggunaan tools ini sangat membantu advertiser untuk mengetahui keyword yang akan ia pakai, bahkan hingga ke traffic maupun estimasi bid yang akan dikenakan pada keyword tersebut. Penggunaan keyword planner juga membantu advertiser untuk mencari inspirasi keyword-keyword baru yang relevan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan, landing page, maupun kategori campaign. Dengan menggunakan keyword planner, proses campaign akan lebih optimal karena keyword yang dituliskan telah melalui proses riset terlebih dahulu.