Tips & Guide

5 Tips Mempertahankan Estetika di Instagram untuk Kepentingan Branding

[Foto: pexels.com]
Semenjak awal kemunculannya hingga sekarang, Instagram telah menjadi salah satu media sosial terpopuler dengan jumlah user lebih dari 500 juta di seluruh dunia. Setiap harinya, ada lebih dari 950 juta foto yang dipost oleh user dan ada lebih dari 4,2 trilyun likes yang mampir ke setiap foto di Instagram.
Menanjaknya popularitas Instagram di kalangan user tentu saja menimbulkan dinamika tersendiri dalam pemakaiannya. Kini, Instagram termasuk salah satu media paling strategis untuk melakukan branding bagi sebuah produk atau bisnis.

Instagram tak hanya menuntut sebuah bisnis untuk menampilkan foto dengan kualitas yang baik, namun juga ada beberapa hal lain yang harus dilakukan untuk menjaga ‘estetika’ di dalam keseluruhan post itu sendiri. Tujuannya adalah untuk meningkatkan engagement serta mempertahankan ciri khas sebagai proses branding itu sendiri. Beberapa hal di bawah ini merupakan tips-tips yang bisa Anda gunakan untuk mempertahankan estetika di dalam Instagram untuk bisnis Anda.

1. Mengetahui dengan jelas brand Anda

Satu hal yang paling penting dilakukan sebelum semua proses branding di Instagram adalah mengetahui dengan pasti brand yang akan Anda tampilkan. Seperti apa Anda ingin terlihat di mata publik? Apakah ada ciri khusus pada brand yang Anda miliki? Apakah kesan yang ingin Anda tampilkan pada customer? Apakah brand Anda memiliki warna tertentu? Apakah brand memiliki ‘rasa’ tertentu?

Baca Juga:  5 Trik Melejitkan Jumlah Follower Instagram dan Mempertahankannya

Serangkaian pertanyaan di atas barangkali adalah beberapa yang perlu Anda jawab dengan jelas terlebih dahulu sebelum membuat post di Instagram. Alih-alih hanya membuat random post yang akan tampil di feed, idealnya ada satu hal dalam setiap post yang mencerminkan produk atau brand Anda secara umum. Ciri khas ini menjadi satu hal yang penting agar customer bisa dengan mudah mengenali dan juga menimbulkan engagement tersendiri terhadap brand Anda.

2. Kenali customer Anda dan sajikan yang terbaik untuk mereka

Setelah Anda selesai dengan brand Anda sendiri, langkah selanjutnya adalah mengenai customer Anda. Pastikan setiap post yang Anda sajikan pada mereka telah memenuhi apa yang benar-benar mereka butuhkan. Sebagai inspirasi, Anda bisa melihat post Instagram milik GoPro (@gopro). GoPro merupakan salah satu brand terbaik di Instagram yang menyajikan apa yang customer butuhkan melalui post mereka. GoPro menyajian visual berupa lifestyle yang memang menjadi kebutuhan utama customer yang mereka memiliki.

3. Buatlah narasi pada setiap post

Alih-alih hanya menunjukkan visual yang berkualitas, post Anda akan memperoleh lebih banyak atensi dan engagement apabila Anda menyertakan narasi di dalamnya. Melalui post tersebut, Anda berusaha mengajak customer untuk memahami cerita dalam sebuah foto. Nike (@nike) barangkali bisa menjadi salah satu referensi yang bisa Anda lihat untuk hal ini. Melalui setiap postnya, Nike mengajak customernya untuk menyelami cerita-cerita yang ada dalam sebuah visual atau foto.

Baca Juga:  Tutorial: Mengirimkan GIF Melalui Aplikasi WhatsApp for iPhone

Tak hanya sekadar menawarkan produk untuk olahraga, Nike juga mengesankan produk mereka memiliki kelekatan dengan orang yang memakainya. Misalnya saja, Nike menceritakan kisah atlet-atlet yang menggunakan produknya melalui serangkaian narasi di post Instagram.

4. Gunakan palet warna yang konsisten

Warna menjadi satu komponen yang paling penting untuk melakukan branding. Selain menjadi ciri khas dari brand Anda, warna juga berfungsi untuk memberikan ‘rasa’ pada setiap post Anda. Anda bisa memili satu palet warna dan konsisten menggunakannya di setiap post.

5. Gunakan konten yang merefleksikan value produk Anda

Yang tak kalah penting dari semua proses tersebut adalah tetap menggunakan suatu konten yang merefleksikan value dari produk. Sebab tujuan utama branding sebenarnya adalah menanamkan value produk di pikiran konsumen. Dengan tingkat estetika tinggi, namun tanpa value produk itu sendiri, rasanya proses branding akan percuma. Selamat mencoba!