Tips & Guide

5 Tips Menulis Ad Copy untuk Meningkatkan Performa Iklan

[Ilustrasi: slamdot.com]
[Ilustrasi: slamdot.com]
Seperti telah diketahui, dunia digital marketing menuntut setiap orang untuk selalu siap berkompetisi. Salah satunya adalah kompetisi dalam mempersuasi orang untuk mengikuti apa yang ia inginkan. Persuasi ini dapat berupa konten yang kita ciptakan dalam sebuah website atau bahkan iklan. Dalam hal ini, kata-kata memiliki kekuatannya sendiri.

Dalam konsep Search Engine Marketing, kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa. Salah satunya adalah menarik orang untuk melakukan sesuatu. Kata-kata merupakan alat yang kita gunakan agar produk yang kita tawarkan terbaca oleh mesin pencari Google. Kata-kata pula yang membuat iklan kita muncul dalam mesin pencarian. Oleh karena itu, penting bagi setiap digital marketer untuk membuat kata-kata yang paling efektif dan memiliki performa yang cukup baik.

1. Gunakan kata ganti “Anda”

Sering kita melihat sebuah iklan yang seolah berbicara pada kita. Namun, tak jarang pula kita melihat sebuah iklan yang seolah membicarakan orang lain. Manakah yang lebih kita pilih? Tentu sebuah iklan yang seolah berbicara pada kita. Menggunakan kata ganti “Anda” dibandingkan “customer” atau “pemakai” memberikan kesan bahwa iklan tersebut sedang berbicara pada kita. Dengan begitu, hubungan emosi antara pengiklan dengan kita sebagai customer lebih dekat. Secara psikologis, hal tersebut dapat mempengaruhi persepsi orang lain dalam membaca kalimat persuasif yang kita tulis dalam iklan.

2. Gunakan kalimat yang singkat dan efektif

Ketika menulis sebuah iklan, jangan posisikan kita adalah seorang penyair atau intelektual yang harus menggunakan kata-kata “berkelas” agar terlihat memukau. Customer tidak membutuhkan itu, yang mereka butuhkan adalah kejelasan terhadap apa yang kita tawarkan. Menggunakan kalimat yang singkat dan efektif adalah salah satu opsi terbaik agar iklan yang kita tulis tersampaikan dan diterima dengan baik oleh audiens.

3. Berikan informasi pada pembaca

Ketika membaca sebuah iklan, audiens membutuhkan “pengorbanan” entah itu waktu ataupun kesabaran untuk membaca. Oleh karena itu, buatlah usaha mereka untuk membaca ini lebih berarti dengan menambahkan informasi yang relevan di dalam teks iklan. Jangan menulis sebuah iklan yang berbelit-belit namun tidak ada isinya alias pepesan kosong. Buatlah iklan semenarik mungkin dengan berbagai informasi yang berguna kepada pembaca, sehingga mereka merasakan manfaat dari iklan yang kita ciptakan. Impresi yang bagus dari pembaca pada iklan yang kita buat akan berdampak positif pula bagi produk yang kita tawarkan.

4. Buatlah copy yang spesifik

Selain harus informatif, teks dalam iklan haruslah spesifik. Artinya, iklan tersebut menjelaskan dengan detail produk yang kita tawarkan. Jangan membuat iklan yang terlalu general atau bahkan ambigu. Tujuannya adalah agar pembaca langsung paham pada pesan yang kita sampaikan. Meski demikian, penting juga bagi kita untuk mengemasnya dalam kalimat yang lugas dan menarik.

5. Sertakan kalimat “call-to-action” dalam iklan

Mempersuasi pembaca iklan tidak hanya sebatas membuat mereka memperoleh insight atau pemahaman baru melalui iklan yang kita tulis. Lebih jauh, tujuan kita adalah memperoleh penjualan dari iklan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyertakan kalimat yang mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu. Tentu saja ajakan ini disesuaikan dengan tujuan bisnis masing-masing.

Jika berbagai tips tersebut telah dilakukan, kini iklan siap untuk dipublikasikan ke tempat umum. Hal terpenting setelahnya adalah bagaimana memilih channel yang paling sesuai untuk media beriklan. Selain itu, diperlukan juga strategi seperti penjadwalan iklan hingga targeting agar iklan yang kita tulis benar-benar tersampaikan pada audiens yang tepat. Selamat mencoba!

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID