Opinion

5 Trik Meningkatkan Branding di Akun Twitter

pexels-photo-218577
[Foto: pexels.com]
Sebagai salah satu media sosial paling besar di dunia, Twitter memiliki sisi keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh media sosial lain. Hal ini terutama menyangkut pada sisi kepraktisan dan kemudahan dalam mengakses. Seseorang tidak perlu membuat akun untuk melihat sebuah profil orang di Twitter. Twitter juga memungkinkan semua orang untuk saling berinteraksi tanpa harus ada proses konfirmas pertemanan terlebih dahulu. Tak heran jika orang-orang penting seperti selebriti ataupun tokoh masyarakat gemar menggunakan Twitter sebagai media untuk saling berinteraksi.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna Twitter paling aktif di dunia. Bahkan Kota Jakarta menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan pengguna Twitter paling aktif. Jika Anda menginginkan informasi perihal Jakarta, bisa dipastikan Anda langsung menemukannya di Trending Topic. Tak hanya Trending Topic Indonesia, bahkan bukan tidak mungkin twit-twit orang Jakarta menjadi World Trending Topic saking aktifnya mereka menggunakan media sosial berlogo burung biru ini.

Terlepas dari pro-kontra mengena kemunduran Twitter dari segi bisnis, media sosial ini nyatanya masih bisa menjadi tempat strategis untuk kepentingan bisnis. Terutama jika tujuannya adalah untuk branding ataupun customer service. Berikut ini adalah beberapa tips untuk meningkatkan personal branding pada akun Twitter Anda.

1. Upgrade profil Anda semenarik mungkin

Profil Anda adalah apa yang orang lihat pertama kali. Ini termasuk pada foto profil yang Anda gunakan, header, hingga biografi singkat yang Anda tulis. Keterbatasan karakter di Twitter menuntut penggunanya untuk selalu kreatif dalam mengolah kata-kata, termasuk yang ditampilkan dalam profil. Oleh karena itu, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat profil Anda tampil semenarik mungkin kepada khalayak.

2. Bangun sebuah brand voice untuk akun Anda

Brand voice memungkinkan audiens untuk mengenali Anda hanya dari apa yang Anda tulis. Untuk menciptakan brand voice ini, Anda memerlukan riset yang mendalam, terutama mengenai target audiens Anda. Siapa saja mereka, bagaimana demografinya, hingga apa saja yang menjadi ketertarikan mereka. Dengan mengetahui lebih detail mengenai audiens Anda, bisa dipastikan brand voice yang Anda ciptakan sesuai dengan apa yang menjadi target ideal.

3. Bangun brand visual untuk akun Anda

Tak jauh berbeda dengan brand voice, brand visual menitikberatkan pada apa yang dilihat oleh audiens. Ini meliputi apa saja konten visual yang Anda sebarkan. Hal pertama yang paling mudah dilakukan adalah membangun indentitas akun Anda melalui warna-warna khusus atau tema desain khusus yang memungkinkan Audiens mudah untuk mengenali akun Twitter Anda.

4. Gunakan bantuan tools untuk manajerial akun

Meskipun kemampuan admin sangat dibutuhkan dalam mengelola sebuah akun Twitter, di sini bantuan tools online sangat diperlukan untuk kemudahan serta keteraturan dalam bermain Twitter. Anda bisa menggunakan berbagai tools seperti Tweriod, Tweetdeck, hingga Twitter Followers Review, tergantung masing-masing kebutuhan akun dan brand yang ingin Anda bangun.

5. Konsisten dalam memposting

Meskipun terkesan sepele, tetapi perkara Twitteran tidak bisa disepelekan. Twitter membutuhkan seni khusus di mana dalam 140 karakter, Anda dituntut untuk bisa menampilkan informasi. Membuat kultwit pun tidak bisa sembarangan memecah kata atau kalimat karena akan menimbulkan ambiguitas pada pembaca. Oleh karena itu, dibutuhkan kecerdasan khusus bagi seorang admin Twitter. Selain itu, untuk menjaga konten twit yang tetap berkualitas, dibutuhkan strategi khusus serta penjadwalan konten yang tidak bisa dibuat sembarangan. Memposting Twitter secara konsisten dengan konten yang berkualitas akan meningkatkan personal brand pada akun Twitter Anda.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID