News

Akibat Kecelakaan Tragis Pengemudi, Tesla Hentikan Kemitraannya Dengan Mobileye

[Foto: jalopnik.com]
[Foto: jalopnik.com]
Menyusul kecelakaan tragis di Florida yang menimpa pengendara Tesla Model S yang menggunakan mode Autopilot pada kendaraannya, produsen mobil elektrik ini mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan kemitraannya dengan Mobileye, perusahaan di balik hardware image recognition yang memotori sistem semi-otonom pada mobil Tesla. Seperti yang dilansir Recode, ada kemungkinan bahwa Tesla akan mengembangkan chip komputernya sendiri.

Dalam laporan pendapatan per kuartal, CTO Mobileye Amon Sashua menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung produk Tesla, termasuk “memberikan peningkatan (upgrade) yang signifikan dari beberapa fungsi yang mempengaruhi kemampuan untuk menghindari kecelakaan dan mengoptimalkan kemudi-auto dalam waktu dekat.” Untuk ke depannya, Mobileye akan bekerja secara langsung dengan produsen, bukan memberikan solusi OEM (Original Equipment Manufacturer).

Akibat dari pengumuman tersebut, selang beberapa jama kemudian saham Mobileye dikabarkan turun lebih dari 7 persen.

Ketika ditanya mengapa mereka memutuskan kerjasama, Sashua menjelaskan bahwa kecelakaan fatal yang terjadi belakangan ini adalah penyebab utamanya. Teknologi Mobileye ini rupanya hanya mampu membantu untuk menghindari kecelakaan dengan mobil yang ada di depannya, namun tidak dapat mengantisipasi truk yang tiba-tiba melintasi jalan raya, seperti yang terjadi dalam kecelakaan ini.

Meskipun Tesla tidak menanggapi pertanyaan mengenai perpisahan ini, seorang pakar kendaraan swa kemudi DIY, George Hotz mengatakan bahwa sistem Mobileye “sangat mudah untuk direproduksi.” Oleh karena itu, Elon Musk dan perusahaannya tidak akan mendapat kesulitan yang berarti untuk membangun sistem versi mereka sendiri.

Bahkan, seseorang dengan kemampuan yang tepat nampaknya sudah ada di markas Tesla di Palo Alto. Pada bulan Januari lalu, perusahaan ini mempekerjakan mantan insinyur chip AMD, Jim Keller, untuk memimpin tim hardware engineering sistem Autopilot ini. Untuk saat ini, perusahaan ini terus mensosialisasikan batasan-batasan yang ada pada sistem autopilot pada saat ini.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID