News

Akun Facebook Resmi CNN Diretas Kelompok Hacker ‘Elit’ OurMine

[Gambar: mashable.com]

Page Facebook CNN kabarnya telah diretas oleh kelompok hacker ‘elit’ bernama OurMine. Selain akun utama CNN, Mereka juga rupanya telah meretas page Facebook CNN International dan CNN Politics. Kelompok peretas ini memang terkenal sering meretas berbagai akun resmi mulai dari akun media hingga selebriti.

Sebelumnya, mereka sudah pernah meretas akun Co-Founder Twitter Jack Dorsey, CEO Facebook Mark Zuckerberg, dan juga CEO Google Sundar Pichai. Akun resmi lain seperti @Netflix, @Avengers, @nflnetwork, dan @WWNetwork pernah menjadi korban peretasan OurMine. Tidak berhenti sampai di sana, OurMine juga pernah meretas Buzzfeed dan meminta situs tersebut untuk tidak memberitakan ‘berita palsu’ mengenai OurMine pada situs mereka.


Namun, setiap kasus peretasan tersebut biasanya tidak berlangsung lama, begitupula dengan kasus peretasan akun CNN ini. 30 menit setelah akun tersebut diretas, Facebook telah mengembalikan akses akun Facebook CNN kepada staff yang memegang akun CNN dan menghapus pesan yang sebelumnya diposting oleh OurMine.

Biasanya, setelah sukses meretas sebuah akun tertentu, mereka akan memposting logo mereka dan pesan seperti ini:

“Hai, kami OurMine, jangan khawatir kami hanya sedang menguji keamanan [akun] Anda, hubungi kami secara langsung untuk informasi lebih lanjut.”

Pada kesempatan lain, mereka pun pernah memposting pesan seperti ini:

“Keamanan dunia itu bobrok. Kami ada untuk membuktikan hal tersebut :).”

Mereka juga biasanya melampirkan alamat email OurMine beserta tautan ke situs resmi mereka (OurMine.org) pada pesan yang diposting. Pada situsnya, mereka memamerkan peretasan yang pernah mereka lakukan kepada para public figure, terutama yang bergerak di industri teknologi. Mereka juga menjelaskan bahwa kelompoknya sama sekali tidak memiliki niat jahat dan hanya berusaha menunjukkan bahwa tidak ada perusahaan yang aman terhadap serangan hacker. Malahan, mereka menawarkan jasa keamanan yang akan membantu perusahaan-perusahaan untuk mengatasi kelemahan dalam sistem keamanan yang dimiliki sebuah perusahaan.

Baca Juga:  Layanan Voice Call akan Segera Tersedia di WhatsApp untuk iOS