News

Amazon Luncurkan Echo Show, Speaker Pintar dengan Layar Sentuh 7-Inci

[Foto: Amazon]
Pernahkah Anda berharap Amazon Echo milik Anda bisa jadi lebih dari sekadar speaker yang cerdas? Yah, Anda mungkin segera mendapatkan keinginan itu.

Amazon telah secara resmi meluncurkan produk Echo smart speaker terbarunya: perangkat touchscreen dengan built-in Alexa yang disebut Echo Show. Perangkat ini banyak dibicarakan minggu ini, namun kini sudah tersedia untuk preorder dari Amazon seharga $229,99.

Show memiliki kemampuan dasar yang sama seperti Echo yang biasa—seperti mengatur timer dan mendengarkan musik—namun tampilan bawaannya menambahkan banyak fungsi baru. Layar Show akan memberi pengguna lebih banyak informasi tentang pertanyaan dan jawaban asisten digital Alexa mereka—menampilkan laporan cuaca lengkap atau langkah di setiap resep, misalnya—dan dapat digunakan untuk memutar video, termasuk melihat berita dari berbagai situs seperti CNN, dan konten dari YouTube serta Amazon Video.

Seperti kebanyakan produk Amazon lainnya, Show bekerja paling baik dengan layanan dari Amazon sendiri. Perangkatnya bisa berfungsi sebagai bingkai foto digital dengan menarik gambar yang tersimpan di Prime Photos, dan saat memainkan lagu dari Amazon Music, Show akan memunculkan liriknya di layar.

Baca Juga:  Selain Nonton Video 4K, Nvidia Shield TV Versi Baru Ideal untuk Main Game

Amazon mengatakan perangkat ini juga dapat dihubungkan ke kamera keamanan berbasis Wi-Fi, dan memungkinkan pengguna memeriksa feed video mereka dengan perintah.

Fitur baru yang paling menarik adalah akses ke video dan panggilan suara. Siapa pun dapat membuat atau menerima panggilan melalui Show jika mereka memiliki aplikasi Alexa—tidak ada dukungan untuk Skype seperti sekarang—dan Amazon juga meluncurkan fitur baru yang disebut “Drop In,” yang memungkinkan teman dan keluarga yang diinginkan pengguna menelefon kapan saja. Penerima akan melihat sebuah laman yang muncul selama 10 detik untuk menolak panggilan “Drop In” atau mengalihkannya ke mode audio-only.

Amazon mengatakan, fitur ini akan berguna dalam sejumlah kecil skenario—seperti memastikan keadaan orang yang relatif sudah tua.


Echo Show hadir dengan teknologi mikrofon yang mirip dengan Echo biasa, meski memiliki delapan mikrofon dan bukan tujuh. Layarnya sendiri berukuran tujuh inci, dengan kamera depan lima megapiksel dan sepasang speaker berukuran dua inci. Show baru akan mulai dikirimkan ke pelanggan pada tanggal 28 Juni, dan Amazon saat ini menjalankan promosi di mana pelanggan dapat membeli dua buah seharga $360.

Baca Juga:  Volkswagen Dirikan Anak Perusahaan untuk Kembangkan Industri Mobil Elektrik

[Foto: Amazon]
Sebelumnya, menurut laporan dari Wall Street Journal, Amazon memang minggu lalu mempersiapkan Amazon Echo baru, lengkap dengan layar sentuh tujuh inci dan kamera video untuk video calling.

Perangkat terbaru Amazon tersebut akan hadir di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar speaker pintar. Google telah menjual perangkat Google Home—yang menampilkan Google Assistant—sejak tahun lalu, sementara pada hari Senin, raksasa software Microsoft dan pembuat speaker Harman Kardon mengumumkan bahwa mereka akan bermitra untuk menciptakan sebuah speaker pintar yang akan dirilis pada musim gugur ini. Perangkat itu akan didukung oleh Cortana, asisten digital Microsoft.

Apple, sementara itu, telah lama digosipkan sedang mengerjakan speaker pintar yang memanfaatkan asisten digital Siri, yang dikabarkan akan diluncurkan pada awal bulan depan di konferensi pengembang WWDC tahunan yang diadakan perusahaan tersebut.

Amazon juga tidak diam saja. Bulan lalu raksasa ritel tersebut mengumumkan Echo Look, kamera pintar seharga $199.99 yang terhubung dengan perangkat Echo yang ada untuk memungkinkan Alexa membantu Anda memilih pakaian. Tidak jelas apakah perangkat Echo baru akan memiliki fungsi yang sama.

Baca Juga:  Spotify Batalkan Rencananya Untuk Mengakuisisi SoundCloud

Menurut data baru yang dikeluarkan oleh firma riset eMarketer, Amazon saat ini memiliki keunggulan memimpin di ruang speaker rumah dengan pangsa pasar 70%. Tapi dengan meningkatnya persaingan, perusahaan itu akan membutuhkan perangkat baru untuk tetap di depan. Meski baru diluncurkan akhir tahun lalu, Google’s Home telah menguasai 24% pangsa pasar.