Opinion

Apakah Anda Kecanduan Media Sosial? Kenali 5 Cirinya Berikut Ini

[Foto: jakartakita.com]
Kini, media sosial seolah menjadi magnet bagi para anak muda. Tanpa media sosial, mereka seperti kehilangan sesuatu dalam mengekspresikan diri. Bahkan, survei bertagar #StatusofMind menjelaskan bahwa Instagram memiliki dampak positif dalam hal ekspresi diri. Survei tersebut melibatkan responden sebanyak 1.479 anak muda berusia 14 hingga 24 tahun.

Meski demikian, Instagram ternyata juga bisa berdampak negatif pada citra badan, tidur, dan ketakutan kehilangan. Selain itu, media sosial lain seperti Facebook juga menjadi sorotan. Banyak anak muda mengatakan, jika mereka tidak mengunggah puluhan selfie dalam sehari di Facebook, maka mereka akan merasa panik dan sakit secara fisik.

Nah, apakah Anda adalah salah satu orang yang juga kecanduan media sosial? Yuk, kenali ciri-cirinya berikut ini.

1. Tidak bisa lepas dari ponsel

Anda tidak bisa dari ponsel, bahkan ketika sedang makan malam berdua dengan pasangan? Itu merupakan ciri pertama ketagihan media sosial. Anda berpendapat, makan malam akan terasa kurang jika tidak berbagi informasi dengan khalayak di ranah media sosial.

Baca Juga:  Mengapa Pebisnis Harus Akrab dengan Media Sosial

 Selain itu, mereka yang ketagihan media sosial biasanya tidak ingin berada jauh dari ponsel, sehingga mereka selalu meletakkan ponsel di samping tempat tidur atau di bawah bantal. Jadi, ponsel adalah benda pertama yang dicari ketika bangun tidur.

Setelah mengaktifkan ponsel saat bangun tidur, Anda akan memeriksa beberapa kali komentar di-retweet atau disukai. Anda juga melakukan hal seperti ini sebelum tidur.

2. Selalu mengunggah status


Ciri kecanduan selanjutnya adalah Anda selalu memanfaatkan semua peluang yang ada untuk memperbarui status di media sosial. Selain itu, jika Anda sering menyukai konten yang Anda unggah sendiri di Facebook, itu juga dianggap sudah kecanduan dengan media sosial.

Hal serupa juga berlaku apabila Anda melakukannya di media sosial lain seperti Instagram dan Twitter. Jika Anda termasuk salah satunya, maka ada baiknya mengurangi kebiasaan tersebut.

3. Memberitahukan semua hal di media sosial

Ciri ketiga kecanduan media sosial adalah saat seseorang bertanya bagaimana akhir pekan, Anda akan menjawabnya dengan kalimat kurang lebih seperti ini: “Apakah Anda tidak melihat bagaimana menariknya foto-foto yang saya unggah di Instagram?”

Baca Juga:  Ini Dia Sapio, Aplikasi Kencan Yang Mencocokkan Penggunanya Berdasarkan Tingkat Kepintaran

Kemudian, Anda akan merasa terganggu karena orang tersebut tidak melihat foto atau video yang Anda unggah di media sosial dan meng-unfollow mereka. Selain memamerkan segala yang dilakukan dalam bentuk foto dan video, Anda juga selalu check-in di setiap tempat.

4. Tidak ingin dibilang ketinggalan informasi

Hal pertama yang Anda lakukan ketika seseorang yang terkenal meninggal dunia adalah langsung mencari tahu informasi tentang orang tersebut, terutama mengenai kariernya. Alasan utama Anda melakukannya adalah karena ingin selalu disebut mengetahui informasi terbaru dan mengunggahnya di media sosial.

Contoh lainnya adalah saat Anda ingin selalu menjadi orang pertama yang mengomentari suatu hal, seperti acara televisi atau film baru. Setelah menonton, biasanya Anda akan langsung mengutarakan pendapat di media sosial karena tidak ingin didahului oleh orang lain.

5. Menggunakan kata “LOL”

Ciri yang terakhir adalah Anda sering menggunakan kata “LOL” saat menanggapi lelucon orang lain. Seperti diketahui, LOL merupakan singkatan dalam Bahasa Inggris untuk laugh out loud atau tertawa terbahak-bahak.

Baca Juga:  Konselor Presiden AS Sebut Microwave Bisa Jadi Alat Mata-Mata, Benarkah?

Meski ciri ini terlihat kurang akurat, namun saya pribadi pernah melihatnya di dalam sebuah film berjudul What’s Your Number (2011). Di dalam film tersebut, terdapat scene yang menggambarkan seorang ayah (diperankan oleh aktor Ed Begley Jr) yang kecanduan media sosial menggunakan kata LOL saat membalas komentar di media sosial.

Kendati hanya di dalam film, namun itu bisa menjadi gambaran bahwa kata LOL kerap digunakan bagi orang yang kecanduan media sosial.

 Jadi setelah melihat ciri-ciri atas, apakah Anda termasuk orang yang kecanduan media sosial?