News

Apple Dirumorkan Telah Bermitra Dengan Carl Zeiss Untuk Kembangkan Smart Glasses

[Foto: blogs.zeiss.com]
Apple dirumorkan akan mencoba terjun ke dalam industri smart glasses. Sebelumnya, Google juga sudah pernah mencoba untuk membuat Google Glass … meskipun pada akhirnya proyeknya itu dihentikan. Pada akhir tahun kemarin, Snapchat juga bahkan sudah merilis kacamata Spectacle, yang mendapatkan respon positif dari para pengguna. Seorang pengamat AR/VR terkemuka bernama Robert Scoble mengklaim bahwa Apple telah bermitra dengan perusahaan optik Carl Zeiss untuk mengembangkan smart glasses.

Dalam postingan Facebooknya, ia menyatakan:


“Seorang pegawai Zeiss menegaskan rumor bahwa Apple dan Carl Zeiss AG telah bekerja sama untuk mengembangkan kacamata augmented reality/mixed reality yang mungkin akan dirilis pada tahun ini. (Saya pikir kacamata itu akan diumumkan tahun depan, tapi setelah melihat ini saya percaya hal itu akan terjadi pada tahun ini).”

Menurut Scoble, hal ini menjelaskan mengapa stand Zeiss pada ajang CES 2017 terletak di tengah area AR. Padahal, Zeiss sama tidak akan mendemonstrasikan perangkat AR atau VR sama sekali. Ia berspekulasi bahwa sepertinya Tim Cook lah yang melarang Carl Zeiss untuk membocorkan proyek tersebut.

Baca Juga:  WhatsApp Tambahkan Fitur Video Call Pada Aplikasi Beta-nya

Meskipun masih simpang siur, bukan berarti rumor ini tidak berdasa sama sekali. Pada bulan November 2016 lalu, Bloomberg pernah melaporkan bahwa Apple telah memesan sejumlah kecil near-eye display (NED) untuk menguji konsep augmented reality dan mixed reality.

Selain itu, faktanya Apple juga memang memiliki sebuah tim khusus yang bertugas untuk melakukan penelitian terhadap teknologi augmented reality dan virtual reality. Tim ini juga bertanggung jawab untuk menjelajahi potensi dan mencari tahu bagaimana teknologi tersebut dapat diaplikasikan pada produk-produk yang akan datang. Tahun lalu, CEO Apple Tim Cook juga sudah sering menunjukkan ketertarikannya pada teknologi augmented reality. Cook juga pernah menyatakan bahwa Apple secara konsisten berinvestasi banyak kepada teknologi tersebut.