News

Apple Telah Mengakuisisi Perusahaan Machine Learning Asal India, Tuplejump

[Foto: techstory.in]
TechCrunch melaporkan bahwa Apple telah mengakuisisi sebuah perusahaan India yang bergerak di bidang machine learning, Tuplejump. Tumplejump sendiri berfokus pada usaha untuk  menyederhanakan teknik manajemen data dan menciptakan tools untuk mempermudah proses penanganan data dalam jumlah besar.

Meskipun baru diketahui sekarang, akuisisi ini sebenarnya sudah terjadi pada bulan Juni lalu. Co-founder Tuplejump, Rohit Rai dan Satyaprakash Buddhavarapu juga dikabarkan telah mulai bekerja pada Apple sejak bulan Mei dan kini menetap di Seattle. Sementara itu, co-founder lainnya Deepak Alur, memilih untuk bergabung dengan Anaplan yang bergerak di bidang perancangan dan perencanaan platform untuk penjualan, operasional, dan keuangan yang berbasis cloud.

Pihak Apple menolak mengkonfirmasi berita ini, dan hanya mengatakan bahwa: “Dari waktu ke waktu, Apple memang sering membeli perusahaan teknologi kecil, dan pada umumnya kami memang tidak pernah mengumumkan tujuan maupun rencana kami  [pada publik].” Benar saja, sejauh ini belum diketahui rincian kesepakatan maupun besarnya akuisisi tersebut. Namun, dikabarkan bahwa Apple membeli Tuplejump karena proyek open source “FiloDB” yang dirancang untuk menggunakan konsep machine learning  dan analytics pada sejumlah besar data secara realtime. Tampaknya, FiloDB ini akan terus berlanjut sebagai proyek open source.

Sebelumnya, Apple juga telah mengakuisisi perusahaan di bidang machine learning seperti Perceptio dan Turi. Memang, kini teknologi machine learning telah menjadi bagian yang penting pada produk-produk Apple. Secara spesifik, teknologi yang dikembangkan oleh Tuplejump ini dapat diaplikasikan pada layanan cloud Apple seperti Siri, iTunes, App Store, dan Apple Music. Drive iCloud sendiri kini telah diintegrasikan pada macOS Sierra yang baru saja diluncurkan pada awal pekan ini.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID