News

Bulan Maret, Saatnya Melihat Parade Planet-Planet di Tata Surya!

[Foto: reference.com]
Sepanjang Maret 2017, Anda bisa melihat fenomena langka. Planet terbesar di Tata Surya, Jupiter, dapat dilihat langsung dari Bumi hanya dengan mata telanjang. Hal tersebut bisa terjadi karena pada bulan ini langit Bumi memasuki fase cerah.

Untuk melihat Jupiter secara langsung, Anda harus berada di tempat dan waktu tertentu. Jika ingin melihat wujud Jupiter lebih jelas di angkasa, maka Anda membutuhkan teropong khusus. Fenomena langka ini akan lebih jelas jika dilihat dari wilayah Inggris dan Eropa Barat. Dilansir dari Space, waktu terbaik untuk melihatnya ada di kisaran pukul 22.00 hingga 23.00 waktu setempat.

Jupiter akan tampak bersamaan dengan Bulan. Hanya saja, posisinya sedikit lebih rendah dari Bulan. Jika melihatnya dengan teleskop khusus, Anda bisa melihat 67 bulan kecil berupa titik bercahaya, di antaranya ada Ganymede, Io, dan Europa.

Selain dihiasi pemandangan Jupiter, bulan Maret adalah waktunya bagi langit Bumi dihiasi parade planet-planet di Tata Surya. Dilansir dari Langit Selatan, berikut adalah ulasannya.

Baca Juga:  Teleskop Baru Mungkinkan Astronom Pelajari Planet di Galaksi Lain

Merkurius

Planet terdekat Matahari, Merkurius, memang sangat sulit diamati pada awal Maret. Tak lain adalah karena planet tersebut berada dalam kilauan Matahari. Pada 7 Maret, Merkurius mengalami konjungsi superior dengan Matahari dan menghilang dalam kilau Matahari.


Merkurius akan kembali tampak di langit pada pertengahan Maret, saat ia menanjak naik di ufuk Barat dan hadir menggantikan Venus setelah matahari terbenam.

Venus

Bulan Maret diawali oleh bintang kejora dengan konjungsi segitiga bersama Bulan dan Mars. Venus bisa dengan mudah ditemukan karena tampak cemerlang di langit setelah Matahari terbenam. Kecerlangannya -4,5 magnitudo dan tampak di rasi Pisces.

Venus tidak akan berada di langit sepanjang bulan Maret. Seiring orbitnya mendekati Bumi dan berada sejajar di antara Matahari dan Bumi, bintang kejora ini kehilangan ketinggian hingga kemudian hilang di balik kilau Matahari pada pertengahan Maret. Setelah menghilang, Venus kembali hadir di penghujung bulan Maret sebelum fajar menyingsing.

Mars

Planet selanjutnya yang menghiasi langit Bumi setelah Matahari terbenam adalah planet merah Mars. Di awal bulan Maret, Mars dan Venus tampak berjaya bersama saat senja sebelum bintang kejora digantikan Merkurius hingga akhir Maret.

Baca Juga:  Peneliti: Mars Dinilai Berbahaya untuk Dihuni oleh Manusia

Setelah tampak membentuk segitiga bersama Bulan dan Venus pada tanggal 1 Maret, keesokan harinya Mars tampak beriringan pada jarak yang cukup jauh di langit. Venus menjadi yang paling barat disusul Mars dan Bulan. Pertengahan Maret, Mars sudah bergeser dari rasi Pisces ke Aries sampai akhir bulan.

Jupiter

Jupiter menjadi planet yang memberikan atraksi paling menarik di sepanjang bulan Maret. Jupiter akan setia di rasi Virgo hingga akhir bulan dan tampak sepanjang malam hingga fajar menyingsing. Tanggal 15 Maret, Jupiter berkonjungsi dengan Bulan yang saat itu sedang dalam fase cembung besar.

Saturnus

Meski hanya di mulai tengah malam hingga jelang dini hari, planet yang terkenal karena cincinnya ini akan tampak sepanjang bulan Maret. Saturnus bisa ditemukan di rasi Aquarius. Pada 20 Maret, Bulan akan berkonjungsi dengan Saturnus. Itu terjadi saat keduanya mulai terbit di ufuk timur hingga ketika Matahari terbit.

Uranus

Bagi Anda yang memiliki teleskop, planet Uranus bisa dilihat sepanjang bulan Maret di rasi Pisces.

Baca Juga:  Ayah Korban Aksi Terorisme di Paris Tuntut Google, Facebook, dan Twitter

Itulah beberapa planet di Tata Surya yang bisa Anda lihat dengan mata telanjang. Jangan lewatkan kesempatan melihat fenomena langka ini. Selamat menikmati pemandangan indah!