News

CEO Apple Tim Cook Suarakan Penolakan Terhadap Kebijakan Imigrasi Trump

[Foto: slate.com]
Berbagai raksasa teknologi mulai dari Tesla hingga Airbnb berbondong-bondong menunjukkan ketidaksetujuan mereka terhadap kebijakan imigrasi baru dari Presiden Donald Trump yang melarang masuknya pengungsi dari tujuh negara bermayoritas Muslim ke Amerika Serikat. Apple CEO Tim Cook juga tidak tinggal diam dan akhirnya memilih untuk angkat bicara mengenai kebijakan imigrasi yang kontroversial tersebut.


Dalam emailnya kepada karyawan Apple, Cook menegaskan bahwa kebijakan imigrasi tersebut “bukanlah kebijakan yang [Apple] dukung.” Ia juga mengataakan bahwa Apple sangat menjunjung tinggi pentingnya imigrasi, karena “tanpa imigrasi, Apple tidak akan ada” dan tidak akan sukses seperti sekarang ini. Cook juga memang sangat vokal terhadap pandangannya mengenai keberagaman di Apple. Ia menegaskan bahwa ragam budaya, etnis, agama, dan orientasi seksual di dalam Apple merupakan salah satu pemicu inovasi pada Apple.

Tidak hanya itu saja, Cook juga menjelaskan bahwa kebijakan ini berdampak secara langsung kepada karyawan Apple yang berstatus sebagai imigran. Oleh karena itu, Cook bertekad untuk mengerahkan tim HR, Hukum, dan keamanan Apple untuk membantu dan mendukung karyawan Apple yang terkena dampak dari kebijakan imigrasi tersebut. Tim Cook pun kemudian menutup suratnya dengan mengutip perkataan Dr. Martin Luther King, “Kita semua mungkin datang dengan kapal yang berbeda, tapi sekarang kita berada di atas perahu yang sama.”

Baca Juga:  Langkah-Langkah Untuk Menghindari Pengintai Pada Webcam Macbook Anda

Seperti yang dilaporkan oleh Buzzfeed, Cook mengirimkan surel ini kepada karyawannya ketika dia sedang berada di Washington D.C., di mana ia telah mengadakan pertemuan dengan pejabat-pejabat tingkat atas. Sebelumnya, Cook dikabarkan telah menemui Senator Orin Hatch untuk mendiskuisikan cara untuk meningkatkan ekonomi dan industri teknologi lokal. Ia juga bertemu dengan senator dari partai Demokrat, Mark Warner.