News

Costa Rica Berhasil Menggunakan 100% Renewable Energy

Jika hujan deras menjadi momok bagi warga Jakarta, bagi warga Costa Rica justru sebaliknya. Akibat hujan deras yang mengguyur Costa Rica di kuarter pertama tahun 2015 ini, pembangkit listrik hidro mereka bisa menghasilkan listrik tanpa menyebabkan polusi untuk memenuhi kebutuhan negara ini selama bulan Januari, Februari dan Maret tahun 2015.

Dengan melimpahnya pasokan listrik ini, tidak lagi diperlukan pembangkit listrik dengan bahan bakar fosil. 100% kebutuhan energi Costa Rica selama 75 hari menggunakan energi terbarukan (renewable energy) yang bebas polusi.

Negara dengan luas 51.000 kilometer persegi ini 80 persen pembangkit listriknya menggunakan tenaga air (di Indonesia dikenal dengan nama PLTA). 13 persen lagi menggunakan tenaga geothermal. Lalu sisanya masih ada pembangkit dengan sumber tenaga angin, biomass dan surya.

Walaupun 100% renewable energy ini baru berjalan 75 hari, ini sebuah rekor yang sangat baik. Jika ini berlangsung secara berkelanjutan, setidaknya pengurangan polusi pun terjadi secara masif di Costa Rica.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID