Home  »  Tips & Guide   »  
Tips & Guide

Data Anda Hilang? Berikut 3 Rekomendasi Software untuk Mengembalikannya

[Foto: Pixabay.com]
Kehilangan data di perangkat digital, baik desktop PC, laptop ataupun smartphone, bisa jadi bencana. Apalagi kalau yang hilang adalah data pekerjaan kantor, proyek penting, atau foto-foto kenangan liburan keluarga Anda. Wah, seperti kiamat deh rasanya. Jika memang bisa diselamatkan, Anda biasanya harus membawa perangkat tersebut ke ahlinya dan membayar sekian ratus ribu untuk melakukan recovery data.

Tapi jangan khawatir, saat ini sudah tersedia beberapa software yang bisa dimanfaatkan secara gratis untuk mengembalikan data yang hilang, baik karena sistem error, tak sengaja terhapus, peretasan, virus dan malware, atau kerusakan perangkat keras, baik karena kena cairan ataupun sebab yang lain. Namun yang perlu diingat, kalaupun data bisa diselamatkan, ada kemungkinan Anda tak akan bisa mendapatkan kembali data tersebut seratus persen. Bahkan mungkin hanya setengahnya saja. Jadi, ingatlah untuk selalu mem-backup data Anda (sebelum ada yang hilang).

Nah, kalau Anda merasa ada data-data yang hilang, hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti menggunakan perangkat laptop atau smartphone Anda sesegera mungkin, khususnya pada drive tempat menyimpan data yang hilang tersebut. Beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika melakukan pengembalian data adalah: jangan menggunakan partisi atau perangkat yang ingin Anda recover, jangan menyimpan data yang sudah di-recover ke dalam hard drive yang sama dengan yang Anda recover, dan jangan mengunduh, mengekstraksi atau memasang data recovery software di perangkat keras, baik internal ataupun eksternal, yang ingin di-recover datanya.

Baca Juga:  Cara Mengubah Lokasi Default Hasil Rekaman Game DVR Pada Windows 10

Mengenai beberapa software untuk mengembalikan data yang hilang, berikut rekomendasinya:


EaseUS Data Recovery Wizard. Software ini mampu mengembalikan file-file yang telah dihapus dari hard drive, dan mengembalikan data yang telah dikosongkan di Recycle Bin. EaseUs membantu me-recover data dari perangkat USB, hard drive, memory card, dan perangkat penyimpanan lainnya. EaseUS juga kompatibel dengan semua sistem file Windows, termasuk FAT dan EXT, dynamic disks, dan platform ini juga akan menghindari bad sectors pada scanning yang dilakukan secara otomatis.

Ketika ingin mengembalikan data, EaseUS menawarkan tiga pilihan, Partition Recovery, Complete Recovery, atau Deleted File Recovery. Anda juga bisa memilih antara opsi quick scanning atau deep scanning untuk mencari data yang telah rusak parah atau tak bisa ditemukan dengan quick scanning. Software ini bekerja dengan baik pada Windows 8.

DMDE Free Edition. Software ini mampu mengembalikan data dari berbagai perangkat keras, termasuk yang berkapasitas 2TB atau lebih, dan cukup powerful untuk melakukan recovery, pengeditan, dan pencarian dalam cakram penyimpanan. DMDE juga bisa me-recover file-file dan struktur directory dalam kasus-kasus yang rumit, dengan algoritma khusus yang digunakan.

Baca Juga:  Cara Mentransfer Lisensi Avast dari Satu PC ke PC yang Lain

DMDE juga menawarkan banyak freeware seperti pengelola partisi sederhana, editor cakram, dan tools untuk menciptakan clones, disk image, pengembalian data dari panel, dan RAID constructor. Disk clone adalah salah satu fitur yang mampu melakukan penciptaan ulang gambar-gambar yang pernah ada di perangkat keras. DMDE kompatibel untuk FAT12, FAT16, NTFS, FAT32, exFAT, dan bekerja dengan baik pada Windows 98, XP, dan Windows 7.

Recuva. Software ini dikembangkan oleh Ccleaner untuk Windows yang akan membantu Anda mengembalikan data yang secara tak sengaja terhapus, termasuk data exFAT, NTFS, dan FAT, dan bahkan file-file yang dihapus dari Recycle Bin termasuk video, musik, gambar. Recuva juga bisa mengembalikan file-file yang terhapus dari MP3 & MP4 player, smartphone, dan memory card pada kamera. Penggunaannya juga cukup mudah.

Pengguna bisa memilih tipe file yang akan dikembalikan, apakah itu dokumen, gambar, e-mail, file terkompresi, dan sebagainya. Pengguna juga bisa melakukan scanning di area tertentu saja, atau bisa juga memilih opsi quick scan dan deep scan. Setelah data berhasil dikembalikan, hasilnya akan terlihat bersama dengan rating-nya, tergantung kepada kondisi file-file yang telah diselamatkan.

Baca Juga:  Begini Cara Melihat Rating yang Diberikan Pengemudi Uber Kepada Anda