Tips & Guide

David Sharpe: Kiat Sukses di Internet dengan 6 Langkah Ini

[Foto: davidsharpelive.com]
Saya pernah membaca sebuah artikel menarik yang diterbitkan oleh salah satu majalah pemasaran digital lokal tentang perjalanan seorang jutawan bernama David Sharpe yang memperolehi pendapatan 8 angka hanya melalui internet pada usianya yang belum mencapai 25 tahun. Pria yang dilahirkan pada tahun 1991 ini adalah adalah ketua dan pemilik bersama dari sebuah perusahaan bernama Empower Network yang berbasis di Florida, Amerika Serikat. Ia juga merupakan seorang pemilik klub sepakbola Inggris, Wigan Athletic.

Kisah perjalanan David dan bisnisnya ini cukup menarik dan Anda dapat membaca lebih lanjut tentangnya melalui internet. Dalam artikel ini, saya ingin membahas kiat-kiat David untuk memperoleh penghasilan yang besar dan berkelanjutan hanya melalui internet. David sendiri menyatakan bahwa ada 6 kiat yang telah terbukti efektif, dan sudah dialaminya sendiri. Ini dia saran-saran David.

Pertama, simak dan perhatikan apakah yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan internet yang ada dan bagaimana mereka mendapatkan pelanggan mereka. Jangan dulu memikirkan bagaimana caranya untuk mendapatkan traffic pada website Anda, cara mengoptimalkan mesin pencarian, cara beriklan melalui media sosial, atau taktik-taktik yang bersifat teknis lainnya. Ada langkah yang lebih awal yang harus Anda lakukan, yaitu berhenti sejenak untuk memperhatikan secara mendalam bagaimana cara perusahaan-perusahaan seperti Google, Facebook, WhatsApp, Uber, Apple dan Airbnb misalnya, menggunakan internet dan bagaimana mereka bisa mendapatkan pelanggan berbayar yang setia. Apakah pada awal bisnis mereka fokus kepada penjualan atau lebih fokus untuk menciptakan penawaran nilai atau value proposition yang kuat pada para calon pelanggan? Sebenarnya, fokus awal mereka adalah memberikan penawaran nilai dengan cara menjawab segala keinginan dan kebutuhan yang diperlukan para pengguna internet.

Baca Juga:  Terlalu Sering Pakai Smartphone, Hati-hati Kena ‘Text Neck’!

Kedua, tanya diri Anda sendiri: apakah yang ingin Anda lakukan? Ketika Anda sudah memahami ‘permainan’ internet tadi, Anda harus mempertanyakan apa yang ingin Anda lakukan? Apakah Anda ingin menjadi seorang ahli media sosial, blogger terkenal, pakar pemasaran digital, atau apa? Apa pun pilihan Anda, pada akhirnya Anda harus menulis, harus memiliki website, dan harus mendapatkan traffic internet ke dalam website Anda. Prioritaskan waktu Anda untuk mempelajari teknik dan taktik bisnis, serta pemasaran internet dari sumber yang benar. Untuk melakukannya, Anda perlu uang. Tanpa uang, perjalanan Anda akan terhambat.

Ketiga, kemampuan Anda untuk berkomunikasi dengan orang lain. Coba Anda perhatikan orang-orang yang terkenal di Facebook, YouTube, atau saluran media sosial yang lain. Semuanya mendapatkan angka Like, komentar, atau Share yang tinggi karena mereka rajin membalas komentar orang lain pada status yang mereka unggah. Ternyata, komunikasi merupakan salah satu jembatan penting yang turut menentukan apakah Anda akan gagal atau berhasil.

Keempat, pilih industri yang merupakan kelebihan Anda. Minat saja tidak cukup, Anda perlu memiliki pengetahuan dan juga keahlian. Semua ini harus ditunjukkan pada website Anda melalui tulisan. Bagikan saran, opini, maupun tips-tips untuk pengikut Anda. Berikan konten yang menarik agar orang-orang datang.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Terbaik Untuk Memasarkan Brand Anda Dengan Cepat

Kelima, jangan mudah percaya pada orang yang datang dan menawarkan Anda jalan pintas menuju kesuksesan. Mereka adalah penipu besar karena tidak pernah ada jalan pintas untuk sukses. Jika Anda melihat pengusaha-pengusaha internet yang sukses di luar sana, mereka semua pernah melalui masa yang sangat sulit sebelum akhirnya bisa berhasil. Pastikan Anda menimba ilmu dari orang yang sudah ahli / profesional.

Keenam dan yang terakhir, pikirkan taktik untuk mendapatkan penjualan dari penawaran nilai yang diberikan tadi. Coba pikirkan taktik bagaimana untuk mengubah audiens menjadi pelanggan berbayar Anda. Penawaran nilai yang Anda berikan harus diulang-ulang agar bisa membujuk mereka untuk menjadi pelanggan Anda. Proses pengulangan itu harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Selain itu, hasil dari usaha Anda ini tidak akan diperoleh dengan cepat. Ada yang butuh waktu bertahun-tahun lamanya. Ya betul, tahun dan bukan bulan.

Tulisan ini adalah kontribusi dari Azleen Abdul Rahim, seorang blogger pemasaran digital di azleen.com, dengan penyesuaian standar LABANA.id.