News

Di India, Nonton Video YouTube Bisa Lebih Hemat Dengan Fitur “Smart Offline”

[Ilustrasi: googleindia.blogspot.com]
Kamis (09/06/16), YouTube memperkenalkan sebuah fitur baru yang dinamakan Smart Offline. Fitur yang baru tersedia di India ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pengaturan agar video dapat secara otomatis diunduh pada malam hari, saat biaya mobile data lebih rendah daripada waktu-waktu lainnya.

Pada umumnya, untuk mengakses YouTube seseorang harus memiliki akses internet. Namun, tidak semua pengguna memiliki koneksi yang cepat dan jangkauan internet yang luas. Untuk mengatasi masalah tersebut, YouTube akhirnya meluncurkan fitur offline yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh video dari YouTube dan menontonnya dalam keadaan offline.

Situs penyedia layanan video streaming milik Google ini pertama kali memperkenalkan offline mode di India, Indonesia, dan Filipina pada tahun 2014 silam. Fitur ini kemudian berkembang dan menjangkau lebih banyak pasar, termasuk di antaranya Timur Tengah.

Di India, sejumlah operator selular memberikan promosi dan diskon selama waktu-waktu off-peak. Jadi, ketika seorang pengguna Android di India memilih opsi offline mode, mereka akan diberi opsi “Save Overnight” atau secara otomatis mengunduh video tersebut pada malam hari. Jika mereka setuju, maka aplikasi YouTube akan menjadwalkan video tersebut untuk diunduh selama jam malam ketika pengguna sedang tidur. Perlu diingat, hal ini hanya akan berfungsi jika ponsel yang digunakan terhubung ke jaringan selular yang kompatibel—artinya, fitur ini tidak akan berfungsi jika ponsel terhubung melalui Wi-Fi.

Google mengatakan bahwa fitur tersebut baru bisa dinikmati oleh pengguna operator Airtel dan Telenor. Lambat laun, fitur ini dijanjikan akan merambah seluruh operator yang ada di India.

Lalu, apakah YouTube akan memperluas layanannya ini ke Indonesia?

Masih belum ada konfirmasi apakah layanan ini akan diluncurkan bagi pasar Indonesia. Padahal sebenarnya, operator lokal (seperti IM3 dan XL) sendiri sudah banyak yang menawarkan promo serupa, di mana paket internet untuk jam malam dipatok dengan harga yang lebih murah. Selain itu, jaringan dan koneksi internet di Indonesia pun bisa dibilang masih belum stabil. Menimbang kedua hal tersebut, rasanya tidak sulit untuk menerapkan fitur ini pada pasar Indonesia. Lalu jika dilihat dari segi peminat, pasti banyak pengguna YouTube di Indonesia yang tertarik dengan layanan ini. Tapi untuk sekarang ini, penikmat YouTube di tanah air harus bersabar dulu dan menunggu perkembangan lebih lanjut.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID