Tips & Guide

Elemen Wajib dalam Landing Page untuk Performa Iklan yang Maksimal

[Ilustrasi: reportgarden.com]
Selain ad copy dan juga bid, rupanya ada satu hal lagi yang tak boleh dilewatkan dalam sebuah campaign di AdWords, yaitu landing page. Landing page merupakan URL yang user tuju ketika mereka mengklik sebuah iklan yang muncul di mesin pencari. Landing page memberikan ‘kesan’ atau ‘pengalaman’ pada user yang menyebabkan penilaian tersendiri oleh Google bagi iklan Anda. Hal ini dinamakan landing page experience.

Landing page experience merupakan sebuah pengukuran dari AdWords perihal seberapa baik website yang dilihat oleh user yang mengklik iklan Anda. Landing page experience ini berpengaruh pada Ad rank dalam sebuah iklan, di samping jumlah bid dan juga ad auction. Sebuah iklan bisa jarang muncul atau bahkan tidak muncul sama sekali ketika Google mendeteksi landing page experience Anda buruk. Oleh karena itu penting sekali untuk selalu melakukan improvisasi terkait dengan landing page yang Anda gunakan dalam sebuah iklan.

Ada beberapa cara yang bisa lakukan untuk melakukan improvisasi ini. Beberapa di antaranya adalah dengan mengenali terlebih dahulu elemen apa saja yang menjadi penting dalam penilaian landing page experience ini. Beberapa hal yang menjadi catatan dalam landing page experience ini tentu saja adalah relevansi sebuah website dengan ad copy yang Anda tulis dalam iklan. Selain itu penting juga bagi Anda untuk membuat sebuah landing page yang mudah dinavigasikan serta memunculkan rasa percaya dari user.

Baca Juga:  7 Tips Dandani Akun Instagram Agar Tampil "Stand Out"

Berikan konten yang relevan, original, dan bermanfaat


Konten menjadi satu hal yang paling penting dalam landing page. Pastikan konten yang ada dalam landing page sesuai dengan iklan yang Anda tampilkan. Misalnya saja Anda mengiklankan produk sepatu, maka pastikan konten tersebut juga menampilkan produk sepatu karena produk itulah yang sesungguhnya dicari olehu user.

Meski banyak dari landing page menawarkan konten berupa audio-visual, namun demi kepentingan SEO, ada baiknya Anda juga memberikan konten berupa text agar mampu dideteksi oleh Google. Bagaimanapun SEO yang bagus akan berdampak positif bagi campaign Anda di AdWords. Yang menjadi catatan adalah konten tersebut harus original dan memberikan manfaat bagi user.

Bangun kepercayaan dan transparansi pada user

Kepercayaan dari user menjadi satu hal yang tidak bisa diabaikan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan kaitannya dengan ini adalah dengan membuat dan menyebarkan informasi yang terbuka terkait bisnis Anda. Jelaskan produk yang Anda tawarkan dengan detail agar user memahami apa yang sedang Anda tawarkan. Jangan lupa, pastikan Anda mencantumkan kontak yang bisa dihubungi oleh user ketika masuk ke landing page Anda. Dengan begitu, rasa percaya agar muncul antara user dengan bisnis Anda.

Baca Juga:  Menerapkan Local Marketing dalam Bisnis

Buatlah landing page yang mudah dinavigasikan dan mobile-friendly

Organisasikan dan atur setiap halaman dalam landing page Anda dengan baik. Tujuannya adalah agar user mudah menavigasikan halaman tersebut melalui perangkatnya, baik itu mobile maupun desktop. Khusus untuk mobile, pastikan juga bahwa landing page yang Anda buat telah memenuhi syarat website yang mobile-friendly, karena saat ini tren mobile begitu meningkat. Akan sangat sayang sekali jika Anda melewatkan momentum ini dengan merusak landing page experience dari calon customer Anda yang menggunakan perangkat mobile untuk mengakses internet.

Last, but not least, be fast!

Siapapun tidak suka menunggu lama, termasuk juga user yang mengklik sebuah iklan. Selain memastikan landing page Anda sudah cukup mobile-friendly, penting juga bagi Anda untuk mengetes seberapa cepat proses loading halaman website tersebut. Jangan membuat user menunggu lama dan menyebabkan angka bounce rate yang tinggi karena hal tersebut dapat dideteksi Google sebagai bad landing page experience.