News

European Space Agency dan Roscosmos Rusia Akan Mendarat di Mars

[Gambar: wikipedia | wikipedia.com]
Beberapa waktu silam, Rusia dan Eropa pernah mencoba untuk mencapai pendaratan di Mars. Namun sayangnya, setiap kali berakhir gagal. Keduanya tidak memiliki track record yang bagus dalam pendaratan di Mars. Namun siapa yang mengira, dengan kerjasama antara keduanya, mereka akan mendarat di Planet Mars.

European Space Agency kabarnya tengah bekerja sama dengan Program Roscosmos Rusia untuk mendaratkan pesawat ruang angkasa di Planet Mars pada hari Rabu, 19 Oktober mendatang. ESA pun bergabung dengan NASA, lembaga ruang angkasa yang pernah berhasil mendarat di Mars. Mereka berencana untuk mendarat dan memulai pencarian baru , serta mencari tanda-tanda kehidupan di Planet Mars.

Jika landing ESA sukses, mereka akan menempatkan satu pesawat ruang angkasa di atmosfer Mars dan satu pesawat ruang angkasa lain di permukaannya. Program ini memberikan para ilmuwan kesempatan langka untuk berada di atmosfer dan di permukaan planet Mars secara bersamaan yang kabarnya akan membuat sebuah rekor baru.

Rencananya pada 16 Oktober, pesawat ruang angkasa ExoMars Rusia-Eropa akan dibagi menjadi dua, pendarat Trace Gas Orbiter (TGO) dan pendarat Schiaparelli. Sang pendarat ditugaskan untuk terbang ke orbit Mars.

Pendarat Schiaparelli memiliki tiga hari untuk mempersiapkan pendaratan yang sempurna. Mereka akan menggunakan radar onboard untuk mengukur tinggi Schiaparelli di atas permukaan Mars, mulai dari sekitar 7 km sampai sekitar 2 meter di atas permukaan.

Direktur Penerbangan Orbiter Badan Antariksa Eropa, Michel Denis, mengatakan bahwa mendaratkan pesawat ruang angkasa ExoMars adalah sebuah prestasi sendiri. “Mendaratkan pesawat ruang angkasa merupakan pencapaian dari kerja sama antara tim pengendali misi dan industri spesialis,” katanya.

“Seluruh urutan pendaratan telah diprogram dan pendarat Schiaparelli hanya berkesempatan satu kali menembak,” Maddie Stone melaporkan untuk Gizmodo. Jika pendarat salah sedikit, tembakan akan jatuh terbakar di atmosfer Mars dan terpental ke permukaan, kembali ke ruang angkasa.

Misi ExoMars ini terpecah menjadi dua bagian. Pertama adalah pendaratan untuk pekan depan dan yang kedua dijadwalkan untuk tahun 2020. Rusia dan Eropa akan memiliki dua pendarat baru di permukaan Mars dalam empat tahun ke depan. Jika ada tanda-tanda kehidupan tersembunyi di suatu tempat di Mars, robot kecil ExoMars ini akan menemukannya.

Pendaratan telah dijadwalkan pukul 14:48 GMT pada Rabu 19 Oktober (16:48 WIT atau 10:48 EDT pada hari Rabu, atau 01:48 AEST Kamis).

 

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID