News

FoxConn Akuisisi Saham Mayoritas Sharp

FoxConn yang dikenal sebagai pabrikan pembuat gadget dari berbagai merek ternama akhirnya resmi mengakuisisi saham mayoritas Sharp pada tanggal 30 Maret 2016. Besar saham yang diakuisisi FoxConn mencapai dua pertiga dari total keseluruhan saham Sharp. FoxConn harus merogoh kocek sebesar 3,5 miliar Dollar untuk membayar saham tersebut.

Sharp dikabarkan sedang mengalami kondisi yang kurang menguntungkan belakangan ini. The Verge mencatat di tahun 2012 raksasa elektronik asal Jepang ini bahkan menjadi perusahaan besar dengan performa terburuk. Tidak tanggung-tanggung, kerugian tersebut dikabarkan mencapai 5,6 miliar Dollar. Hal ini dikabarkan akibat permintaan pasar untuk produk TV turun drastis.

Jika akuisisi mayoritas saham Sharp ini disetujui secara resmi oleh jajaran direksi kedua belah pihak, maka komisaris FoxConn Terry Gou, berharap perusahaan ini kelar bisa menjadi pemasuk utama komponen layar gadget. Saat ini Sharp merupakan salah satu dari 3 pemasuk besar komponen layar untuk Apple.

FoxConn sempat membuat heboh di Indonesia karena mengumumkan berniat berinvestasi di Indonesia tetapi belakangan membatalkannya. Pada September 2015 berbagai media melaporkan FoxConn hanya akan berinvestasi jika pertimbangan secara komersialnya masih masuk akal. Reuters melaporkan pembatalan tersebut disebabkan masalah terkait tanah, namun tidak dijelaskan lebih detail.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID