News

Google Dikabarkan Telah Hentikan Project Ara (Smartphone Modular)

[Foto: wired.com]
Saatnya mengucapkan selamat tinggal kepada Project Ara. Program yang dikepalai oleh Regina Dugan kepala divisi advanced research Google ini merupakan proyek ambisius Google untuk menciptakan smartphone modular. Smartphone modular ini memungkinkan penggunanya untuk ‘merakit’ ponselnya sendiri, bagian demi bagian seperti layaknya “komputer rakitan”.

Sederhananya begini: jika Anda hanya ingin meng-upgrade kamera smartphone Anda, kenapa Anda harus membeli smartphone baru dan membuang smartphone lama Anda? Dengan smartphone modular ini, Anda cukup meng-upgrade bagian kameranya dan mengintegrasikannya pada smartphone lama Anda.

Tapi sepertinya, sampai saat ini Google kesulitan untuk memberikan sebuah produk yang memiliki performa yang diinginkan dengan harga yang terjangkau. Hingga pada akhirnya, tim Google pun berkali-kali merancang ulang prototipe smartphone modular ini. Dalam rancangan yang terakhir, bagian yang bisa dibongkar pasang hanyalah baterai, speaker, dan kamera. Sementara itu bagian utama lainnya sudah digabung menjadi sebuah kesatuan.

Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat pada konferensi developer I/O pada bulan Mei lalu, Google menjanjikan bahwa pada kuartal empat tahun 2016, mereka akan meluncurkan ponsel Ara khusus untuk para developer. Selain itu, mereka juga mengumumkan bahwa Ara ditargetkan agar bisa diluncurkan ke publik pada tahun 2017 mendatang. Namun nampaknya, chief hardware Google Rick Osterloh berubah pikiran dan merasa bahwa proyek ini tidak akan berhasil. Akhirnya, ia pun memutuskan untuk lebih fokus pada hardware lain keluaran Google seperti Chromebook, perangkat Android, dan Google Home.

Tapi, dengan dihentikannya Project Ara ini, bukan berarti Google akan berhenti berinvestasi pada smartphone modular. Menurut informasi yang didapat, produk ini akan tetap terbuka untuk diambil alih oleh produsen hardware yang tertarik untuk mengembangkan smartphone modular ini. Kira-kira siapa yang berminat untuk mengambil alih proyek ini, ya? Kita tunggu saja perkembangannya.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID