News

Google Dukung 119 Bahasa untuk Fitur Pencarian Berbasis Suara

[Foto: independent.co.uk]
Selama ini, pengguna Google lebih memilih mencari dengan cara mengetikkan sesuatu yang mereka butuhkan. Namun kini, mesin pencari raksasa tersebut sedang berusaha mengalihkan penggunanya untuk melakukan pencarian dengan menggunakan suara.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Google sudah mendukung 119 variasi bahasa dari lebih satu miliar jenis suara orang di seluruh dunia. Google mengatakan, bahwa peralihan pencarian kata dari mengetik ke berbicara akan membantu pengguna menghemat waktu.

Meski demikian, ternyata masih banyak pengguna ponsel yang merasa malu menggunakan pencarian berbasis suara dari ponsel mereka di depan umum. Mereka menilai, kebisingan suara di belakang mereka menjadi penyebab kerusakan pada fitur, sehingga memaksa mereka untuk berteriak pada ponsel atau kemudian menyerah. Akhirnya, pengguna beralih kembali untuk mengetik kata apa yang mereka cari.

Dalam sebuah unggahan di blog berjudul ‘Type Less, Talk More’, Daan van Esch selaku Manajer Program Teknis Google menjelaskan tentang bagaimana perusahaannya menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu orang-orang dalam memahami banyak bahasa yang berbeda.

“Untuk memasukkan 30 variasi bahasa baru, kami bekerja sama dengan penutur asli untuk mengumpulkan sampel ucapan, meminta mereka membaca frasa yang sama,” katanya.

Baca Juga:  ReplyASAP, Aplikasi Unik yang ‘Memaksa’ Anak Segera Membalas Pesan dari Orangtua

Ia mengatakan, pengumpulan variasi suara dari berbagai bahasa tersebut bertujuan untuk membuat mesin pencarian Google semakin mengenali karakter bahasa dan kata yang baru. “Proses ini melatih model pembelajaran mesin kami untuk memahami suara dan kata-kata bahasa baru, dan juga untuk meningkatkan keakuratannya saat melihat lebih banyak contoh suara dari waktu ke waktu,” ucap van Esch.

Untuk menjalankan fitur pencarian berbasis suara pada ponsel Android, Anda bisa mengunduh keyboard besutan Google di Play Store, yakni Gboard. Setelah itu, Anda bisa memilih kategori bahasa, ketuk mikrofon, dan mulailah berbicara. Untuk membuat penelusuran Google menggunakan suara, Anda bisa membuka aplikasi Google, lalu buka menu Setelan dan pilih bahasa.

Selain itu, pengguna kini juga bisa mengetik emoji dengan berbicara ke ponsel. Jadi, Anda tidak perlu repot mencari emoji yang diinginkan dengan mengetikkan seperti biasanya. Namun, mengetikkan emoji dengan suara ini hanya berlaku dalam bahasa Inggris dan apabila pengguna sedang berada di Amerika Serikat.

Meski demikian, dukungan suara untuk 119 bahasa tersebut belum tersedia di semua produk Google, seperti  Google Translate. Namun di masa mendatang, Google memastikan seluruh fiturnya sudah dilengkapi dengan teknologi ini.

Baca Juga:  Kabel Bawah Laut Milik Google yang Hubungkan AS-Jepang Sudah Mulai Beroperasi

Di antara pembaruan yang dihadirkan, Google menyebut salah satunya adalah bahasa kuno seperti Georgia. Dukungan berbagai bahasa dari India juga sudah dihadirkan dalam pembaruan ini, bersama dengan bahasa besar dari Afrika yakni Swahili dan Amharic. Berikut daftar lengkap bahasa dan area baru yang sudah didukung Google:

Amharik (Ethiopia), Armenia (Armenia), Azerbaijan (Azerbaijan), Bengali (Bangladesh, India), Inggris (Ghana, Kenya, Nigeria, Tanzania), Georgia (Georgia), Gujarati (India), Jawa (Indonesia), Kannada (India), Khmer (Kamboja), Lao (Laos), Latvia (Latvia), Malayalam (India), Marathi (India), Nepal (Nepal), Sinhala (Sri Lanka), Sunda (Indonesia), Swahili (Tanzania, Kenya), Tamil (India, Singapura, Sri Lanka, Malaysia), Telugu (India), dan Urdu (Pakistan, India).

Sebagai catatan, Anda perlu mengaktifkan fitur Voice Typing di aplikasi keyboard smartphone untuk bisa menggunakan pembaruan bahasa yang dihadirkan oleh Google ini.

Tertarik mencobanya?