News

Google Kembangkan AI yang Bisa Cegah Kebutaan Pada Penderita Diabetes

[Foto: pexels.com]
Teknologi artificial intelligence (AI) dari Google kini berpotensi untuk menyelamatkan Anda dari kebutaan. Google mengumumkan bahwa mereka telah merancang sebuah AI yang dapat mendeteksi retinopati diabetik secara otomatis. Retinopati Diabetik merupakan sebuah penyakit mata yang disebabkan oleh diabetes. Dengan penyakit ini, penderita akan mengalami gangguan pada retina matanya, yang lambat laun bisa berujung pada kebutaan.

AI ini memanfaatkan metode deep learning yang dapat mendeteksi kondisi mata pasien hanya dengan melihat citra retina seseorang. Lily Peng, salah seorang ilmuwan yang terlibat dalam proyek ini mengatakan, “Kami berhasil mengambil sesuatu dari Google—kemampuan untuk mengidentifikasi kucing dan anjing dan wajah—lalu menerapkannya pada masalah lain.”

Tentu saja, hadirnya sistem AI ini tidak akan mengancam posisi para dokter. Tujuan utama dari AI ini adalah untuk membantu dokter agar bisa memeriksa lebih banyak pasien dengan cepat, khususnya bagi pasien yang berlokasi di wilayah-wilayah yang memiliki fasilitas kesehatan yang terbatas. Dengan penyakit semacam ini, waktu adalah segalanya. Jadi, semakin cepat kelainan itu terdeteksi, maka akan semakin baik bagi pasiennya. Jika terlalu lama dibiarkan, maka resiko kebutaan pada pasien pun akan semakin besar.

Dalam proses pembuatan AI tersebut, Google menyuapi sistem machine learning tersebut dengan hampir 128 ribu citra retina yang masing-masing telah diperiksa oleh 3-7 dokter spesialis mata. Dengan menandai daerah-daerah yang menunjukkan gejala penyakit tersebut, Google pun mampu membuah alat diagnosa yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Faktanya, dalam makalah yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association, tingkat akurasinya menyamai dokter spesialis mata yang ada. Untuk ke depannya, Google berniat untuk mengembangkan sistem ini agar memiliki kemampuan untuk mendiagnosa penyakit dari Citra 3D yang lebih rumit.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID