News

Google Latih Dua Juta Developer di India

[Ilustrasi: Google.com]
Berdasarkan informasi yang dilansir Bloomberg, Google telah meluncurkan program baru yang bertujuan untuk melatih dua juta developer di India untuk platform Android.

Program pelatihan Android ini akan segera diselenggarakan di ratusan Universitas swasta maupun umum dan sekolah pelatihan  khusus  di India tanpa pungutan biaya sama sekali. Program ini juga bisa diakses melalui Badan Pengembangan Keahlian Nasional pemerintahan India.

Caesar Sengupta, wakil presiden manajemen produk di Google menyatakan bahwa India diharapkan akan memiliki empat juta developer pada tahun 2018. Namun, hanya seperempat dari mereka yang akan melakukan pengembangan untuk perangkat mobile.

Rencana Google untuk membuat kurikulumnya bisa diakses secara gratis oleh jutaan orang diharapkan bisa membantu India menjadi pemimpin global di bidang pengembangan mobile.

“Kami berharap bisa masuk ke 2000 universitas yang berbeda, melatih 4000 fakultas untuk meraih lebih dari 250.000 siswa di universitas-universitas tersebut setiap tahun,” ~Peter Lubbers, kepala pelatihan developer di Google.

Nampaknya, Google mengikuti jejak Apple yang sebelumnya telah membangun pusat pengembangan aplikasi mobile untuk perangkat iOS di Bangalore, India. Pada bulan Mei lalu, Apple juga mengumumkan bahwa fasilitas barunya akan memberikan akses pengembangan yang bisa dapat menghasilkan aplikasi yang inovatif untuk konsumen di seluruh dunia.

Sebelumnya Amazon juga telah menyuntikkan dana sebesar milyaran dolar kepada India untuk memperluas jangkauan  pasarnya.

Sebagian orang berpendapat bahwa pasar smartphone di Tiongkok dan Amerika Serikat hampir mengalami kejenuhan. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan teknologi  tersebut berusaha memperluas jangkauan operasi mereka, salah satunya di India.

Dengan membuka pelatihan developer di India, Google dan Apple menunjukkan “betapa seriusnya mereka terhadap pasar India,” ungkap Ankit Jain, seorang asisten wakil presiden dan penyedia analitik pasar aplikasi di SimilarWeb.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID