News

Groupon Indonesia Akan Diakuisisi KFit

Di hari pertama bulan Ramadan tahun 2016 ini, KFit Holdings Pte Ltd menandatangani kesepakatan untuk mengakuisisi Groupon Indonesia. Tidak ada nilai akuisisi yang disebutkan dari rilis pers yang kami terima. Dengan akuisisi ini, KFit akan memiliki Groupon Indonesia secara penuh, sementara itu Groupon Inc akan menjadi pemegang saham strategis di KFit. Jadi, secara tidak langsung, Groupon Inc masih memiliki kontrol terhadap Groupon Indonesia.

Keseluruhan proses akuisisi ini diperkirakan baru akan selesai di kuartal ketiga tahun 2016 ini. KFit mengkonfirmasi tidak akan ada perubahan bisnis mendadak bagi bisnisnya.

Groupon Indonesia

Groupon Indonesia sendiri merupakan hasil akuisisi Disdus.com oleh Groupon Inc di tahun 2011. Awalnya Disdus didirikan oleh Jason Lamuda dan Ferry Tenka dan mendapatkan investasi dari East Ventures. Setelah akuisisi, Jason melanjutkan dengan membangun startup baru, Berrybenka.com, sementara Ferry membangun Bilna.com. Bilna akhirnya bergabung bersama Moxy (bisnis sejenis dari Thailand), dan hasil merger ini menggunakan nama baru, Orami.com.

KFit

KFit merupakan sebuah platform yang menghubungkan konsumen dengan bisnis-bisnis kebugaran, kecantikan dan kesehatan di kota-kota besar di Asia Pasifik. Saat ini KFit telah menghimpun dana investasi senilai lebih dari US$ 15 juta dari Sequoia Capital India, 500 Startups, Venturra Capital (Lippo Group), Susquehanna International Group dan Axiata Digital Innovation Fund.

Sejarah KFit juga sebenarnya tidak jauh-jauh dari Groupon. Startup yang meluncur pada bulan April 2015 ini, didirikan oleh Joel Neoh. Warga negara Malaysia ini adalah pendiri GroupsMore. Dalam waktu 4 bulan, GroupsMore akhirnya diakuisisi oleh Groupon Inc, dan Joel didapuk menjadi CEO Groupon Malaysia.

Berbeda dengan kebanyakan pendiri startup yang berlatar belakang teknologi atau bisnis, Joel Neoh justru mengawali karirnya sebagai model busana pria. Ia pun sempat menjadi bintang program corporate-reality show The Firm di tahun 2007.

KFit & Groupon Indonesia

Tujuan utama KFit mengakuisisi Groupon Indonesia ini adalah sebagai langkah strategis untuk memasuki pasar Indonesia.

“Bagi kami, Indonesia merupakan peluang yang belum dimanfaatkan dan berfungsi sebagai perluasan alami dari kehadiran regional kami di Asia Tenggara. Kombinasi dari kehadiran Groupon Indonesia yang sudah mapan dan pengalaman KFit dalam membangun platform yang dimulai dengan mobile akan mendorong kami dalam sebuah pasar perdagangan lokal dengan pertumbuhan tinggi, dan semakin dipercepat dengan tingginya penetrasi mobile,”

~Joel Neoh, Founder dan CEO KFit, dalam rilis persnya.

Jika mengunjungi situsnya, sekilas konsep KFit terlihat mirip dengan Groupon, hanya saja pilihan produk dan jasa yang ditawarkan lebih spesifik, hanya terkait dengan kebugaran, kecantikan dan kesehatan. Sementara itu di situs Groupon Indonesia, kita bisa melihat terdapat kategori Beauty & Spa serta Health & Fitness. Bisa jadi setelah proses akuisisi ini selesai, kedua kategori di Groupon Indonesia ini tidak lagi tersedia, dan berubah wujud menjadi KFit Indonesia, atau mungkin sebaliknya, KFit lah yang akan mengisi kedua kategori ini. Kita lihat saja nanti.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID