Tips & Guide

Hindari Overcharge pada Laptop Windows 10 dengan Notifikasi Baterai Penuh

[Foto: digitaltrends.com]
Ketika sedang mengisi daya baterai pada smartphone, biasanya kita akan melihat notifikasi jika baterai smartphone sudah fully charged alias sudah penuh. Namun, lain halnya dengan laptop Anda. Biasanya, Anda hanya akan mendapatkan pop up kecil di pojok layar dengan informasi bahwa baterai sudah terisi penuh. Sebab itu, Anda mungkin sering melewatkan notifikasi fully charged yang terlampau kecil.

Seperti yang telah Anda ketahui, overcharge atau mengisi daya baterai secara berlebihan dapat merusak laptop terutama daya tahan baterai Anda. Studi juga menunjukkan bahwa membiarkan laptop Anda berada dalam keadaan dicolok ke listrik dan dicharge terus menerus dapat meningkatkan resiko overheat pada laptop. Hal ini tentu saja dapat merusak laptop jika sering dilakukan. Untungnya, ada solusi bagi Anda yang ingin mendapatkan notifikasi fully charged pada laptop Windows Anda. Berikut ini caranya.

Cara mendapatkan notifikasi baterai penuh pada Windows 10 

Jika Anda tidak memiliki power manager pada laptop atau tablet Windows 10 Anda, Anda bisa menggunakan cara yang telah dirangkum oleh John Howard seperti yang bisa dilihat di halaman ini. Sebelum mulai mengulik sistem di laptop Windows 10  Anda, perlu diingat bahwa script di bawah ini tidak akan bekerja dengan akurat jika Anda memiliki baterai ganda pada perangkat Anda. Jika perangkat yang Anda gunakan memiliki dua baterai, maka notifikasi baru akan muncul ketika baterai kedua mencapai 100%.

Baca Juga:  Trik Lindungi Smartphone Android dari Serangan Malware

Berikut ini langkah-langkah untuk mendapatkan notifikasi baterai penuh pada Windows Windows 10.

Langkah 1: Download fileFullBatteryAlert.zip, ekstrak file zip tersebut (klik kanan, klik opsi Extract all, pilih lokasi yang dituju, kemudian klik Extract) dan temukan file dengan nama FullBattery.vbs. Pada skrip ini, Anda akan menerima notifikasi ketika tingkat baterai sudah mencapai  99%. Anda juga bisa mengedit skrip di atas untuk memberikan notifikasi saat baterai sudah mencapai tingkat tertentu, mulai dari 0% hingga 100%. Untuk menyunting skrip tersebut, klik kanan pada file skrip, klik opsi Open With, pilih Notepad, ubah value 100% menjadi sebuah angka dari nol sampai seratus. Jangan lupa untuk menyimpan perubahan yang telah Anda lakukan.

Langkah 2: Untuk mengaktifkan notifikasi baterai penuh ini, cukup klik dua kali pada file FullBattery.vbs. Pastikan Anda tidak menjalankan skrip tersebut berulang kali untuk menghindari notifikasi ganda pada laptop Anda. Perlu dicatat, Anda juga harus menjalankan skrip tersebut secara manual setiap kali Anda me-restart laptop Windows 10 yang Anda gunakan. Untuk membuatnya berjalan secara otomatis, ikuti langkah-langkah selanjutnya.

Baca Juga:  Koneksi Wi-Fi Ngadat? Coba Install Ulang Driver Wi-Fi pada PC Windows 10 Anda

Langkah 3: Buatlah shortcut untuk skrip tersebut dengan cara klik kanan pada file FullBattery.vbs, kemudian pilih opsi Create shortcut.

Langkah 4: Buka kotak Run dengan menekan hotkey Windows logo + R hotkey. Pada kolom command, ketikkan Shell:startup, kemudian tekan Enter untuk membuka folder Startup.

Langkah 5: Selanjutnya, salin dan simpan shortcut file FullBattery pada folder Startup tersebut. Selesai! Mulai sekarang, laptop Windows Anda akan menampilkan notifikasi ketika baterai sudah penuh.