News

Ilmuwan Jepang Ciptakan Kulit Elektronik dengan LED

[Foto: Science Advance]
Kulit elektronik (e-skin) sebenarnya bukanlah penemuan baru. Tetapi kali ini para ilmuwan di Jepang telah berhasil menciptakan prototipe kulit elektronik (e-skin) yang dapat terintegrasi dengan lampu LED polymer. Tato yang bercahaya tidak lama lagi bisa segera menjadi kenyataan.

Para peneliti yang membuat prototipe kulit elektronik ini mempublikasikan karyanya di jurnal penelitian ilmiah Science Advance. Mereka adalah para peneliti di Departemen Teknik Elektrik dan Elektronika di University of Tokyo, Jepang.

Polymer LED (Light-Emiting Diode) yang terpasang di kulit elektronik ini mampu mengeluarkan cahaya merah, biru dan hijau. Berbeda dengan kulit elektronik lainnya yang menggunakan sumber tenaga dari induksi dengan tubuh, hasil penelitian ini menggunakan sumber tenaga dari cahaya matahari. Jadi penggunanya cukup berjalan di bawah sinar matahari, dan komponen LED di kulit sudah bisa bekerja.

Selain terintegrasi dengan Polymer LED, hasil penelitian ini juga memiliki sensor. Serupa dengan teknologi yang digunakan oleh smartwatch yang populer saat ini, kulit elektronik ini juga mampu mengukur detak jantung penggunanya. Dengan begitu informasi detak jantung pengguna bisa langsung muncul di kulit pengguna melalui LED yang tersedia.

Kulit elektronik ini masih berupa prototipe. Tujuan besarnya di masa depan hasil penelitian ini diharapkan bisa digunakan sebagai wearable device –alat elektronik yang dilekatkan ditubuh- dengan tujuan untuk pemantauan medis maupun untuk integrasi dengan sistem informasi lainnya. Ya setidaknya paling tidak sudah bisa digunakan oleh penggemar JKT48, sehingga mereka tidak perlu lagi membawa light stick.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID