Home  »  News   »  
News

Instagram Berantas Like dan Komentar Palsu dengan Langkah Tegas

[Foto: ArthurStock/Shutterstock]
Instagram sedang berupaya untuk menindak akun-akun palsu dengan menutup Instagress, layanan pihak ketiga yang populer, yang mendeklarasikan dirinya sebagai cara termudah untuk “mendapatkan pengikut secara riil di Instagram dan menjadi populer.”

Menurut keterangan Instagress, telah didesak untuk menutup layanan mereka, Kamis, 29 April 2017 lalu. Layanan berbayar tersebut memungkinkan pengguna Instagram untuk mendapatkan like dan komentar secara otomatis di foto-foto akun lain, sehingga para pemilik akun-akun Instagram yang di-like dan dikomentari mau menjadi follower mereka. Layanan Instagress tak ubahnya dengan “menciptakan sebuah robot kecil yang menjadi kloningan akun Anda, yang akan mencarikan Anda follower di Instagram.” Begitulah keterangan di situs resmi mereka.

Langkah Instagram tersebut menandakan bahwa media sosial milik Facebook tersebut sudah mulai berupaya mengatasi perkembangan aktivitas bot di platformnya. Juru bicara Instagram mengatakan kepada Business Insider pada hari Kamis bahwa “kami tidak mengomentari aplikasi tertentu” dan membagikan tautan yang mengarah kepada kebijakan pengembang Instagram, yang melarang penjualan data Instagram oleh pihak ketiga.

Baca Juga:  Google Beri Layanan Panggilan Telepon Gratis ke Perancis Setelah Serangan di Nice

Dalam sebuah laporan oleh PetaPixel, seorang fotografer bernama Calder Wilson mendeskripsikan bagaimana dia menggunakan Instagress selama dua tahun untuk me-like ribuan foto dan membuat ribuan komentar per bulannya. “Di sebuah lingkungan di mana kita mengasosiasikan like dan follower dengan kualitas foto yang baik dan seorang fotografer yang baik, banyak orang berpikir sah-sah saja menggunakan bot.”

Tidak ada catatan mengenai banyaknya pengguna yang membayar untuk berlangganan Instagress, yang tarifnya hanya 10 dolar per bulan, namun layanan tersebut telah beroperasi setidaknya tiga tahun sebelum dipaksa untuk berhenti Kamis ini.

Sebuah studi di tahun 2015 mengungkap bahwa sekitar delapan persen akun Instagram merupakan akun-akun spam yang menggunakan bot, dan ada ratusan layanan pihak ketiga yang menjual pengikut palsu yang aktivitas-aktivitas yang dianggap curang di Instagram.

Selain upaya memberantas akun-akun palsu, Instagram juga ingin memudahkan penggunanya beraktivitas di platform tersebut. Kini pengguna Instagram di Android bisa mengakses akun mereka walaupun dalam keadaan offline. Sekarang pengguna bisa menyukai atau mengomentari foto pengguna lain, atau bahkan mengikuti dan berhenti menjadi pengikut akun-akun lain, tanpa sambungan data apa pun.

Baca Juga:  Tutorial Menulis Artikel di LinkedIn

Kali ini memang baru pengguna perangkat Android yang bisa menikmati Instagram offline, namun sepertinya Facebook berencana untuk mengadakan fitur yang sama untuk pengguna iOS.