News

Instapaper Bergabung Dengan Pinterest Untuk Tingkatkan Performa Kedua Perusahaan

[Foto: fastcompany.net]
Selasa lalu (23 Agustus 2016), Instapaper mengumumkan pada blognya bahwa kini mereka telah bergabung dengan Pinterest. Pinterest mengakuisisi layanan Instapaper ini dari Betaworks, perusahaan yang pada tiga tahun lalu membeli layanan ini dari Marco Arment, yang merupakan pendiri Instapaper dan juga Tumblr. Meskipun sudah dikonfirmasi oleh Instapaper, rincian mengenai kesepakatan ini masih belum diumumkan oleh kedua belah pihak.

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, tim Instapaper akan pindah dari kantor mereka di New York City ke headquarter Pinterest di San Franscisco. Tim Instapaper juga nampak antusias dengan akuisisi ini dan mengatakan bahwa mereka akan bereksperimen dengan teknologi parsing yang dimilikinya untuk diterapkan pada layanan Pinterest.

Instapaper yang didirikan pada tahun 2008 ini merupakan sebuah aplikasi yang menyerupai kumpulan kliping berita dan artikel. Pada intinya, aplikasi ini memungkinkan penggunanya menyimpan artikel-artikel online yang menarik untuk dibaca di lain waktu tanpa harus terganggu dengan konten-konten lain pada situs tersebut. Namun, dia tidaklah sendiri dalam industri ini. Instapaper harus bersaing dengan beberapa aplikasi yang menawarkan layanan serupa seperti Pocket, Flipboard, Evernote, dan Readability. Nampaknya, ini juga merupakan salah satu alasan mengapa mereka memilih untuk bergabung dengan tim Pinterest.

Sementara itu, Pinterest merupakan sebuah layanan scrapbook online yang memungkinkan penggunanya untuk menyimpan gambar-gambar yang dianggap menarik pada board Pinterest. Jika dilihat dengan seksama, kedua aplikasi ini memang sama-sama menawarkan sebuah layanan yang memungkinan penggunanya untuk menyimpan dan mengelola hal-hal menarik yang ditemukan secara online.

Oleh karena itu, akan menarik melihat terobosan apa yang akan dihasilkan dari akuisisi ini. Apakah keduanya akan tetap berdiri sebagai aplikasi yang berbeda? Atau mereka akan bergabung di bawah satu aplikasi? Kita lihat saja perkembangannya.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID