Tips & Guide

Jangan Salah Pilih! Kenali 3 Opsi Recovery pada PC Windows 10

[Foto: poderpda.com]
Pernah bermasalah dengan PC Windows 10 Anda? Apakah Anda pernah tergelitik untuk menggunakan opsi recovery yang tersedia di Windows 10, tapi tidak tahu opsi recovery mana yang bisa membantu Anda menyelesaikan masalah? Pada panduan ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan setiap opsi recovery yang ada pada PC Windows 10. Seperti yang Anda sudah ketahui, Windows 10 dilengkapi dengan beberapa pilihan recovery yang dapat membantu pengguna untuk membetulkan masalah di Windows Anda dengan mudah. Meskipun kebanyakan pengguna menyadari adanya opsi recovery ini, namun kebanyakan dari mereka tidak begitu tahu bagaimana caranya untuk melakukan opsi recovery ini. Pengguna sering bertanya-tanya mengenai fungsi dari masing-masing opsi recovery dan kapan mereka harus menggunakannya. Agar tidak bingung, mari kita simak dulu masing-masing kegunaan dari opsi recovery ini.

System Restore Point


Fitur restore point yang satu ini sudah ada pada Windows versi sebelumnya. System Restore Point memungkinkan Anda untuk mengembalikan PC Windows 10 Anda ke tanggal yang lebih awal. Jika Anda menggunakan titik pemulihan (restore point)  yang sebelumnya dibuat untuk memulihkan PC Anda, Windows akan menghapus program yang diinstal setelah tanggal dibuatnya restore point dan mengembalikan semua setelan Windows ke tanggal tersebut. Perlu diketahui, fitur ini dinonaktifkan secara default pada Windows 10 dan Anda harus mengaktifkannya agar bisa menggunakan fitur ini. Dengan kata lain, jika PC Anda mulai bermasalah setelah menginstall program, driver, atau Windows Update, maka gunakan fitur Restore Point ini.

Baca Juga:  Cara Mudah Mengalibrasi Kompas pada Perangkat Android Anda

Reset This PC

Anda dapat mengakses opsi Reset This PC dengan menavigasi ke aplikasi Settings -> Update & Security -> Recovery. Fungsi Reset This PC ini adalah untuk menyetel ulang PC Windows 10 ke setelan default. Anda bisa melakukannya tanpa menghapus data Anda atau bahkan menghapus semua data Anda. Jika Anda memilih untuk me-reset PC Anda dengan menghapus semua data (program, dokumen, dan pengaturan), maka Windows Anda akan menginstalasi ulang PC tersebut untuk Anda.

Jika Anda bertanya-tanya bagaimana caranya me-reset PC yang tidak bisa booting, tenang saja. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk me-reset PC yang tidak bisa booting. Anda bisa menggunakan USB Recovery Drive yang telah dibuat sebelumnya atau menggunakan Windows 10 installation media untuk me-reset PC Anda.

Kembali ke Build sebelumnya

Opsi ini akan muncul jika Anda baru saja meng-upgrade PC Windows 10 Anda ke build baru. Jadi, opsi tersebut akan muncul hingga 30 hari setelah meng-upgrade Windows 10 Anda ke Windows 10 Creators Update build. Sesuai dengan nama fiturnya sendiri, fitu ini berguna untuk mengembalikan Windows 10 Anda ke build sebelumnya dengan cara meng-uninstall versi terbaru dari Windows 10. Fitur ini akan sangat berguna jika Anda megalami masalah setelah meng-upgrade Windows Anda ke versi terbaru Windows 10.

Baca Juga:  Cara Mengamankan dan Mengunci USB Drive Anda dengan Password