News

Jay-Z dan Keluarga Kerajaan Saudi Danai “Uber” untuk Pesawat Jet Pribadi

[Foto: jetsmarter.com]
Shawn Corey Carter, atau biasa dikenal sebagai rapper dengan nama panggung Jay-Z sepertinya tidak mau ketinggalan menjadi angel investor. Ia bersama keluarga kerajaan Arab Saudi dan beberapa investor lain telah mengucurkan investasi sebesar $50 juta kepada JetSmarter. Perusahaan ini meluncurkan aplikasi resminya ke publik pada 13 Maret 2016. Model bisnisnya mirip dengan Uber. Bedanya, JetSmarter menggunakan pesawat jet pribadi.

JetSmarter didirikan pada tahun 2012 oleh Sergey Petrossov, seorang pebisnis asal Rusia yang menempuh pendidikannya di Florida, AS. Aplikasi versi betanya pertama kali diluncurkan pada Agustus 2012, namun hanya kepada kalangan terbatas. Setelah diluncurkan resmi, kini aplikasi JetSmarter telah diunduh sebanyak 350.000 kali.

Bermarkas di Florida, kini JetSmarter sudah memiliki kantor di Z├╝rich, London, Moscow, Dubai, Riyadh dan Fort Lauderdale.

Maskapai penerbangan yang bekerjasama dengan JetSmarter saat ini berjumlah sekitar 800 perusahaan. Dengan maskapai sebanyak itu, JetSmarter mampu menyediakan setidaknya 3.200 pesawat di dalam layanannya.

JetSmarter mempunyai 3 layanan utama yaitu JetShuttle, JetDeals dan JetCharter. Kesemua fitur ini dapat diakses cukup dengan 1 aplikasi saja.

JetShuttle adalah layanan penerbangan gratis, tetapi dengan catatan hanya untuk penerbangan yang rute dan waktunya sudah dijadwalkan. Dan tentu saja untuk bisa menikmati ini anda harus terlebih dahulu menjadi anggota JetSmarter. Anda juga bisa membuat jadwal penerbangan dan rute

JetDeals adalah layanan gratis juga (tetapi dengan keanggotaan tentunya). Jika sebuah pesawat jet dipesan dari kota A ke kota B, sementara posisinya sedang berada di kota C, maka pesawat tersebut tetap harus terbang dari kota C ke kota A. Nah penumpang dari kota C ke A inilah yang gratis.

Layanan ketiga adalah JetCharter. Inilah layanan pesan pesawat jet seperti layaknya taksi. Bagi pengguna reguler jet pribadi bisa jadi ini fitur yang bakal paling sering digunakan.

Seperti disebutkan di atas, untuk bisa menikmati fasilitas JetSmarter ini, perlu menjadi anggota terlebih dahulu. Tentunya keanggotaan ini berbayar. Untuk tahun pertama biayanya adalah $13,500 (sekitar Rp 178 juta), dan untuk tahun kedua dan seterusnya biayanya adalah $ 9,000 (sekitar Rp 118 juta) per tahun. Bukan angka yang terjangkau untuk kantong saya. Tetapi untuk kalangan tertentu, ini tentunya masih nilai rupiah yang bisa ditolerir. Untuk pengusaha dan politikus yang suka jalan-jalan ke Maldiva, ini pasti jadi layanan yang pas.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID