Opinion

Kekuatan News Feed Facebook Kini Berada di Tangan Anda

[Foto: entrepreneur.com]
Beberapa waktu lalu, Facebook membuat pengumuman penting di blog mereka mengenai perubahan algoritma pada News Feed Facebook, yaitu status dan berita yang Anda lihat di Facebook. Algoritma terbaru Facebook ini memastikan bahwa Anda akan lebih banyak melihat status-status yang disukai, memisahkan apa yang tidak ingin Anda lihat dan meletakkannya di bawah.

Kekuatan kini berada di tangan pengguna. Proses perubahan News Feed ini dilakukan setelah mempertimbangkan pendapat para pengguna Facebook, yaitu kita semua. Mereka menggunakan metode sensus yang berbentuk rating. Sensus ini dilakukan dengan cerdas tanpa ada seorang pun yang menyadari bahwa mereka telah ambil bagian. Jika Anda menyadari, pada status tertentu Anda harus memberikan rating berupa bintang. Saya sediri pun tidak begitu menyadari tapi saya ingat bahwa saya memberikan beberapa bintang kepada beberapa Facebook Page milik brand-brand tertentu. Jika Anda ingin mengetahui, kebanyakan rating dimiliki oleh Facebook Page dibandingkan pengguna individu. Jika Anda memberikan rating yang baik, Facebook akan menentukan ranking status tersebut. Apabila ranking status itu tinggi, status tersebut akan lebih sering diperlihatkan di News Feed Facebook Anda.

Baca Juga:  Facebook Akhirnya Resmi Luncurkan Messenger Day

Disamping rating, Facebook juga akan merekam setiap komentar Anda, tombol Like yang ditekan dan status yang dibagikan melalui tombol share. Dengan kata lain, setiap yang Anda lakukan di Facebook akan dipantau, kemudian akan diletakan dalam urutan atau ranking.


Setelah itu, setiap status yang ditampilkan di halaman Facebook Anda akan lebih relevan dan personal, sesuai dengan apa yang ingin Anda lihat. Perubahan ini memang nampak sepele, tapi hal ini akan berdampak besar terutama kepada brand-brand ternama, publisher, pengiklan online dan online marketer yang menggunakan Facebook sebagai alat untuk memasarkan produk dan jasa mereka. Dengan konsep berbayar untuk trafik yang digunakan Facebook, aliran trafik secara organik yang diperoleh para pemilik Facebook Page akan jadi semakin sedikit dan berkurang. Jika mereka ingin mendapatkan trafik yang lebih besar, mereka harus membayar.

Selain perubahan algoritma ini, Facebook juga menambahkan lebih banyak tombol selain tombol Like yang ada sekarang untuk menanggapi status yang dilihat. Seperti yang diketahui, ada enam emoji alternatif yang ditampilkan, yaitu: emoji berbentuk marah, sedih, wow, hahaha, yay, dan suka. Pada tahap awal, emoji-emoji ini dilucurkan di Spanyol dan Irlandia. Setelah percobaan di kedua Negara ini sukses, Facebook pun meluncurkan emoji ini di Chili, Filipina, Portugal, Kolombia, dan Amerika Serikat. Kini, pasar Asia juga sudah bisa menikmati fitur emoji yang baru ini. Facebook juga menyatakan banyak pengguna yang meminta untuk dibuatkan emoji tidak suka atau Dislike. Permintaan ini telah lama ada dan Facebook masih meneliti permintaan ini. Menurut CEO Facebook Mark Zuckerberg, emoji tidak suka ini bersifat negatif dan khawatir akan disalahgunakan.

Baca Juga:  4 Mitos Tentang Mentor yang Perlu Diketahui Setiap Founder Startup

Perubahan terakhir yang akan terjadi di Facebook adalah Anda dapat menghindari setiap status viral yang tak jelas pada News Feed Anda. Banyak yang akan diminta untuk memberikan tanggapan tentang status viral tersebut. Jika terlalu banyak yang memberikan tanggapan negatif tentang status itu, maka Facebook akan mengeluarkannya dari ranking yang tinggi dan meletakkannya di bagian bawah walaupun ia mempunyai ribuan Like dan Share. Maka, News Feed Anda pun akan lebih rapi.

Tulisan ini adalah kontribusi dari Azleen Abdul Rahim, seorang blogger pemasaran digital di azleen.com, dengan penyesuaian standar LABANA.id