Tips & Guide

Kelebihan dan Kekurangan Melakukan Root pada Perangkat Android

[Gambar: mobipicker.com]
Tergelitik untuk melakukan root pada ponsel Androi Anda? Sebelum melakukannya, sebaiknya Anda simak dulu kelebihan dan kekurangan dari proses ini.

Kelebihan

  • Bisa menjalankan aplikasi khusus. Banyak aplikasi khusus yang hanya bisa dijalankan pada ponsel Android yang sudah di-root. Biasanya, aplikasi ini memungkinkan Anda untuk menentukan aplikasi mana yang memiliki akses pada sistem ‘root’.
  • Menghemat memori penyimpanan. Biasanya ketika Anda menginstall sebuah aplikasi, sistem akan secara otomatis menyimpannya pada penyimpanan internal ponsel. Dengan root, Anda bisa memilih untuk menginstall aplikasi pada kartu SD/kartu memori eksternal Anda.
  • Mampu menjalankan Custom ROM. Ada segudang custom ROM dengan berbagai kemampuan, mulai dari meningkatkan kecepatan processing pada ponsel hingga mengganti tema/penampilan pada ponsel Anda.

Kekurangan 


  • Garansi ponsel Anda secara otomatis langsung hangus. Mayoritas vendor ponsel biasanya menolak untuk memberikan garansi kepada ponsel yang sudah dioprek atau di-root. Ini artinya jika ada kesalahan pada saat proses root yang menyebabkan ponsel tersebut rusak, vendor memilih untuk angkat tangan karena itu di luar tanggung jawab mereka.
  • Beresiko membuat ponsel Anda matot alias mati total. Jika ditangani secara sembarangan, melakukan root pada ponsel bisa berakibat fatal juga. Oleh karena itu, sebaiknya proses root dilakukan oleh orang yang sudah mahir atau terbiasa melakukannya.
  • Performa ponsel malah jadi menurun. Padahal, biasanya orang-orang melakukan proses ini guna meningkatkan performa ponselnya. Hal ini memang relatif jarang terjadi, namun resikonya tetap ada. Hal ini sebenarnya tidak mengherankan, mengingat pada saat kita melakukan root pada ponsel itu artinya kita mengganti sistem operasi yang telah ada sebelumnya.
  • Terkena virus. Biasanya, ketika orang-orang melakukan root pada ponselnya, mereka ingin membuka program yang telah dikustomisasi pada ROM mereka. Setiap kali Anda membuat perubahan terhadap kode software, selalu ada resiko infeksi virus.
Baca Juga:  Mau Ganti Gadget Pas Lebaran? Ini 5 Pilihan Smartphone Mewah untuk Anda