News

Kerap Tersandung Kasus Serupa, Samsung Akan Hentikan Produksi Galaxy Note 7

[Foto: cnet.com]
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Samsung akhir-akhir ini kerap dilanda oleh kasus Galaxy Note 7 yang seakan-akan tidak akhirnya. Bahkan, perangkat Galaxy Note 7 versi terbaru yang disinyalir akan lebih aman mengalami nasib serupa dengan pendahulunya. Karena krisis ini, Samsung pun akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi smartphone yang bermasalah ini untuk sementara waktu.

Berdasarkan laporan dari surat kabar Korea Selatan, Yonhap, mulai hari ini (Senin, 10 Oktober 2016) perusahaan asal Korea Selatan ini memutuskan untuk berhenti memproduksi Samsung Galaxy Note 7. Langkah ini tentunya merupakan pukulan telak bagi Samsung yang baru saja mengumumkan penarikan massal dalam skala internasional terhadap kurang lebih 2,5 juta smartphone Galaxy Note 7 karena adanya kecacatan pada baterai yang menyebabkan terbakarnya perangkat tersebut. Beredarnya foto-foto maupun meme internet yang mengacu pada meledaknya Galaxy Note 7 tentunya semakin memperkeruh keadaan dan menyakiti reputasinya di mata para konsumen.

“Kami tengah bekerja keras dengan pihak yang berwenang dan para pakar eksternal. Kami akan saling berbagi temuan ketika kami telah menyelesaikan penyelidikan,” jelas seorang juru bicara Samsung dalam sebuah pernyataan kepada The Verge. “Meskipun memang jumlah laporan yang ada relatif terbatas, kami menjamin bahwa kami menganggap serius setiap laporan yang ada. Jika kami menentukan masalah keamanan pada produk yang ada, Samsung akan segera mengambil langkah disetujui oleh CPSC (Consumer Product Safety Comission) untuk mengatasi situasi.”

Dua provider Amerika Serikat, AT&T dan T-Mobile juga mengumumkan bahwa pihaknya akan berhenti memberikan pengganti Galaxy Note 7 pada pelanggan sampai mereka bisa menjamin bahwa perangkat tersebut benar-benar aman.

Kasus Galaxy Note 7 ini kabarnya merupakan salah satu krisis terburuk sepanjang sejarah Samsung sejak tahun 60an. Apakah Samsung bisa bangkit lagi dari kemundurannya? Kita lihat saja perkembangannya nanti.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID