Home  »  Tips & Guide   »  
Tips & Guide

Kesemutan Dan Kencing Tidak Tuntas

Halo Dokter,

Perkenalkan, nama saya Akhmad Effendie Thamrin, umur 57 tahun, berat badan 80 Kg. Saya ingin bertanya terkait dengan keluhan yang saya derita. Yang pertama adalah telapak kaki dan tangan saya sering kesemutan. Sedangkan yang kedua adalah kencing sering tidak tuntas. Sebagai informasi tambahan, saya sudah cek kondisi saya di laboratorium. Hasilnya sebagai berikut:

  1. kolesterol < 200
  2. asam urat 8
  3. tensi 140/90

Terkait dengan kondisi tersebut, saya ingin bertanya apa yang terjadi pada diri saya sehingga sering kesemutan dan kencing tidak tuntas. Apakah saya termasuk sehat atau tidak sehat dilihat dari hasil tes kesehatan tersebut. Bagaimana cara mengobati kondisi tersebut, mohon sarannya.

Terima kasih.

Akhmad Effendi Thamrin

 

Jawaban:

Dear Bapak Akhmad Effendi Thamrin,

Terima kasih untuk pertanyaannya. Untuk menentukan penyebab kesemutan yang Anda alami, diperlukan langkah cek up kesehatan secara menyeluruh. Dengan begitu, dokter akan mengetahui jenis jenis penyakit yang sebenarnya Anda alami. Namun demikian, kami bisa menjelaskan beberapa hal yang mungkin dapat menimbulkan kesemutan pada tubuh Anda.

Dalam dunia kedokteran, menurut rentang waktunya kesemutan dibagi menjadi dua jenis, yakni kesemutan sementara dan kesemutan yang berlangsung lama.

Penyebab kesemutan sementara ada beberapa: Pertama, akibat penekanan saraf yang berlangsung lama sehingga mengakibatkan kurangnya suplai darah. Ini biasanya terjadi ketika duduk bersila, tidur, dan posisi lainnya; kedua, akibat serangan panik secara tiba-tiba, misalnya mendengar berita duka atau terjebak di dalam ruangan sempit; ketiga, akibat dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).

Sementara itu, kesemutan yang berlangsung lama atau kronis juga bisa dipengaruhi oleh:


  • Terdapat gangguan otak, gangguan saraf tulang belakang atau saraf tepi. Biasanya dilatarbelakangi oleh kondisi trauma yang terjadi akibat benturan atau kecelakaan; stroke; perdarahan otak seperti gangguan stroke perdarahan akibat pecah pembuluh darah di otak; tumor; infeksi pada otak serta selaputnya; penyempitan saraf (carpal tunnel syndrome), serta melakukan gerakan berulang atau getaran dalam waktu lama, misalnya pada orang yang bekerja menggunakan alat getar dalam pekerjaannya sehari-hari.
  • Terdapat gangguan metabolisme tubuh dan hormonal, seperti diabetes; gula darah rendah; gangguan hormon tiroid (hormon yang dihasilkan dari kelenjar tiroid di dalam leher yang berfungsi untuk merangsang metabolisme tubuh); menopause (berhentinya secara normal siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia perempuan); gangguan keseimbangan kadar elektrolit tubuh, yakni kadar kalsium, kadar kalium, kadar natrium, dan kadar ureum yang tidak normal.
  • Terdapat gangguan jantung dan pembuluh darah. Selain itu juga bisa disebabkan adanya kelainan pada darah, kulit, tulang, dan sendi. Kekurangan vitamin B1, vitamin B5, dan vitamin B12, juga dapat memicu kesemutan yang berlangsung lama.

Keluhan Anda yang lain adalah kencing tidak tuntas. Berikut adalah jenis-jenis penyakit penyebab terjadinya kencing tidak tuntas:

1. Infeksi saluran kemih

Kencing tidak tuntas merupakan salah satu gejala infeksi saluran kemih. Gejala penyerta lainnya adalah nyeri berkemih, rasa panas ketika berkemih, air seni keruh, dan nyeri perut bawah. Kami sarankan Anda untuk minum air putih 2-3 liter per hari guna membilas bakteri yang terdapat pada saluran kemih. Apabila dengan minum sebanyak 3 liter masih juga mengalami gejala, maka kunjungilah dokter agar mendapatkan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan urin lengkap.

2. Batu saluran kemih

Batu saluran kemih merupakan kondisi ketika batu terbentuk pada saluran keluarnya urin. Untuk mengetahui apakah terdapat batu di saluran kemih, kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang seperti BNO-IVP. BNO-IVP adalah pemeriksaan radiologi pada organ saluran kemih dimulai dari ginjal, ureter, dan kandung kencing dengan menggunakan bahan kontras yang dimasukkan lewat pembuluh darah vena, sehingga dapat dilihat apakah terdapat sumbatan di dalam saluran kemih. 

Mengenai hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium Anda, yang nilainya di atas nilai normal adalah asam urat dan hasil tekanan darah Anda. Nilai asam urat normal untuk pria 3,4–7 mg/dl dan tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg.

Penyakit peningkatan asam urat atau gout diakibatkan oleh konsumsi zat purin secara berlebihan. Zat purin adalah zat yang terkandung dalam makanan, seperti jeroan (hati, ginjal, dan otak), makanan laut (kerang dan ikan yang berminyak), dan daging merah (daging sapi, babi, dan kambing). Hasil metabolisme zat purin dalam tubuh inilah yang kemudian akan membentuk senyawa asam urat.

Zat purin diolah oleh tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebihan, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak, dan meradang. Persendian yang sering terkena adalah persendian kecil pada basis dari ibu jari kaki. Beberapa sendi lain yang dapat terkena di antaranya pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku.

Kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis penyakit dalam, agar dapat diketahui jenis jenis penyakit yang Anda alami.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Dyah Novita Anggraini