Tips & Guide

Keuntungan dan Kerugian Belanja Online yang Perlu Anda Tahu

[Foto: Pixabay.com]
[Foto: Pixabay.com]
Belanja daring alias online shopping nampaknya telah menjadi kebiasaan bagi generasi milenial. Dengan pertumbuhan pesat situs-situs e-commerce yang terpercaya, sistem pembayaran dan perbankan daring yang makin aman, kemudahan pengiriman barang, jaminan pengembalian, dan akses Internet yang makin luas, tak ada alasan bagi kita untuk tak berbelanja online.

Generasi milenial menyukai belanja online karena banyak alasan. Ada yang menyukai belanja online karena nyaman dan tak perlu pergi ke toko, ada yang berkata harga di situs-situs marketplace lebih kompetitif. Ada juga yang menyukai online shopping karena banyaknya promo yang ditawarkan e-commerce, atau keberagaman produk yang ditawarkan online, atau pengeluaran yang cenderung lebih sedikit ketika berbelanja (tak perlu ongkos, biaya makan di luar, dan sebagainya), dan masih banyak lagi.

Namun seperti semua hal yang ada di dunia, di samping banyaknya keuntungan yang ditawarkan, belanja online juga memiliki sisi negatif. Berikut ini beberapa keuntungan dan kerugian online shopping yang perlu Anda ketahui.

Keuntungan Berbelanja Online

Harga lebih murah. Lyu Reverchuk, pendiri dan CEO EchoUAorg menjawab pertanyaan di Quora tentang keuntungan berbelanja online. Salah satunya adalah harga yang lebih murah dibandingkan di toko-toko fisik. Karena menjamurnya e-commerce dan marketplace di dunia daring, maka harga semakin kompetitif. Belum lagi dengan banyaknya promo yang ditawarkan.

Kemudahan mendapat barang. Jika Anda berbelanja di toko, jika barangnya habis mungkin Anda harus menunggu selama seminggu hingga stok baru datang, atau Anda harus mencari di toko lain. Dengan belanja online, jika satu marketplace kehabisan barang, Anda bisa mencari di situs-situs lainnya, dan hanya dalam beberapa kali klik, Anda pun berhasil mendapatkan barang tersebut.

Bisa membandingkan harga dengan mudah. Di samping harga yang kompetitif, e-commerce menawarkan keuntungan lain yakni kemudahan membandingkan harga. Tinggal cari di Google, Anda pun bisa mendapat suatu barang dengan harga termurah yang ditawarkan. Berbeda dengan jika Anda belanja di mall atau ITC, untuk membandingkan harga Anda harus tanya sana-sini, keliling mall seharian untuk mendapat harga termurah. Melelahkan bukan?

Tanpa paksaan. Berbeda dengan jika Anda belanja di pasar atau bahkan mall, belanja online membebaskan Anda dari para SPG atau sales yang membuntuti Anda di sepanjang gang. Jika sering merasa terintimidasi dengan gaya persuasif para staf penjualan, maka lebih baik berbelanja online saja.

Melihat review sebelum membeli. Banyak e-commerce yang melengkapi situs web mereka dengan review dari pelanggan yang telah membeli barang tertentu. Jadi, sebelum Anda membeli barang, Anda bisa mengetahui apakah barang tersebut berkualitas atau tidak, tahan lama atau tidak, apakah sesuai dengan gambar, dan sebagainya, dari review yang ada. Jika Anda tak terlalu percaya review di situs e-commerce, Anda bisa mencari review lain dari blog-blog atau platform lainnya sebelum membeli.

Kerugian Berbelanja Online

Waktu tunggu. Salah satu hal yang paling tak mengenakkan saat berbelanja daring adalah menunggu barang datang. Beberapa marketplace memang sangat menjaga reputasi dengan mengutamakan kecepatan pengiriman, namun tak semuanya begitu. Kadang ada juga pengiriman yang memakan waktu berhari-hari hingga membuat pelanggan kesal.

Pengembalian dan refund. Karena Anda tak bisa melihat barang secara langsung, kadang ada saja barang yang tak sesuai, hingga Anda harus menukar atau meminta uang kembali (refund). Kalau Anda minta barang ditukar, Anda harus mengirim kembali barang tersebut, lalu menunggu lagi sampai barang barunya datang. Jika minta pengembalian uang, prosesnya bisa berminggu-minggu karena melibatkan bank. Dua-duanya sama-sama menyebalkan.

Kehilangan kesempatan untuk bergerak. Salah satu manfaat kesehatan dari berbelanja di toko atau mall adalah kesempatan untuk berjalan dan bergerak melatih tubuh. Ketika Anda berbelanja di mall atau toko, Anda aktif secara fisik dengan berjalan, naik dan turun eskalator, dan mencoba pakaian. Tubuh menjadi lebih sehat dengan banyak bergerak.

Kehilangan kesempatan melatih ketajaman mental. Selain keuntungan fisik, keuntungan mental juga bisa Anda dapatkan selama berbelanja di toko. Ketajaman mental dilatih ketika Anda merevisi anggaran Anda, memilih dan mempertimbangkan barang, serta menghitung total anggaran Anda. Dari sisi sosial, Anda bertemu dengan teman-teman atau berbincang singkat dengan karyawan di department store, yang tak bisa Anda lakukan jika berbelanja online.

 

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID