Tips & Guide

Langkah-Langkah Untuk Menghindari Pengintai Pada Webcam Macbook Anda

[Gambar: pixabay.com]
Webcam adalah fitur yang sangat berguna untuk berkomunikasi melalui FaceTime, Skype, atau mungkin juga untuk sekedar selfie. Namun pada kenyataannya, Webcam Anda bisa saja disadap oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Banyak terdapat kasus di mana peretas menggunakan webcam–yang dinyalakan dari kejauhan–untuk memata-matai korban.  Kemudian mereka seringkali menangkap foto maupun video yang tidak pantas untuk dijadikan sebagai alat intimidasi atau memeras korban. Lalu, langkah antisipasi apa yang bisa dilakukan untuk menghindari hal semacam ini?

  • Tutup webcam Anda ketika tidak sedang digunakan. Yang saya maksud di sini adalah menutupnya secara harfiah, bukan sekedar menutup program webcam dan semacamnya. Cara ini memang nampak konyol, namun sebenarnya paling efektif dan mudah untuk dilakukan. Saya sendiri sudah menggunakan stiker (yang bisa dibuka-pasang) untuk menutup webcam laptop ketika sedang tidak digunakan.
  • Tutup mikrofon pada Macbook. Selain video, Anda juga harus ingat bahwa audio juga bisa disadap melalui mikrofon. Ini bukan berarti Anda harus sepenuhnya memblokir saluran input suara ke MacBook Anda. Biasanya, terdapat dua lubang kecil di sisi Macbook, biasanya di sebelah input headphone. Tempelkan plester untuk menutup mikrofon tersebut. Semakin tebal bahannya akan semakin baik.
  • Menurunkan volume input mikrofon. Untuk melakukan ini, Anda perlu membuka System Preferences -> Sound, kemudian pilih opsi Internal Microphone, lalu turunkan volume input hingga angka nol. Sebenarnya, cara ini tidak praktis karena Anda harus menaikkan kembali volumenya ketika akan menggunakan mikrofon internal. Namun, dalam hal ini lebih baik cari aman, bukan?
  • Memantau aktifitas Webcam dengan aplikasi pihak ketiga. Anda bisa mengguna aplikasi tersebut untuk mengawasi aktifitas pada webcam dan mikrofon. Salah satu program keamanan gratis yang bisa digunakan adalah Oversight, yang bisa ditemukan pada situs Objective-See.
Baca Juga:  Menggunakan T-Shirt Sebagai Strategi Pemasaran? Kenapa Tidak?