News

NASA Kembangkan Perban yang Mampu Menyembuhkan Luka dengan Cepat

[Gambar: dailymail | dailymail.co.uk]
NASA  sebagai Badan Antariksa Amerika Serikat tentunya tak arang mengutus awak mereka untuk terbang ke luar angkasa. Astronot, seperti halnya personil militer yang sedang bertugas tak dijamin sepenuhnya terhindar dari luka meskipun memakai seragam yang diharapkan dapat melindungi mereka. Padahal, luar angkasa merupakan tempat di mana akses layanan kesehatan tak terjangkau. Perlengkapan P3K yang dibawa oleh para awak pun tentunya terbatas. Namun tak perlu khawatir, karena kini NASA telah menemukan solusi untuk menyembuhan luka dengan praktis dan cepat yang berguna bagi awak mereka dan umat manusia lainnya.

Badan Antariksa Amerika Serikat NASA kabarnya tengah mengembangkan teknologi tinggi yaitu perban electroactive yang mampu menciptakan muatan listrik sehingga dapat membantu proses penyembuhan luka. Perban ini terbuat dari bahan elektroaktif yang dirangsang oleh tekanan pertumbuhan sel dan panas tubuh manusia. Perangkat electroactive pada perban ini dapat digunakan pada luka eksternal. Dengan menggunakan stimulasi listrik tingkat rendah, perban electroactive mampu menyembuhan luka dengan cepat.

Bahan elektroaktif yang digunakan untuk menyusun perban ini sangat sensitif. Hanya dengan dorongan atau bahkan tiupan, perban electroactive ini dapat menciptakan muatan listrik yang dapat menyembuhan luka dengan cepat. Serat dari Guaze untuk perban electroactive ini terbuat dari bahan elektroaktif polyvinylidene Flouride (PVDF) yang dirangsang oleh panas tubuh dan tekanan dari pertumbuhan sel manusia. Dengan demikian, tidak ada sumber daya eksternal yang diperlukan agar perban electroactive ini berfungsi.

“Teknologi ini adalah perangkat yang menggunakan aktivitas listrik untuk membantu proses penyembuhan luka sekaligus melindungi luka,” kata NASA. Perban electroactive ini meminimalisir infeksi dan komplikasi terkait, seperti penyakit atau amputasi. Bahan elektroaktif untuk perban electroactive ini dibuat dengan menggunakan fluoride polyvinylidene (PVDF).

NASA mengatakan bahwa perban electroactive ini dapat digunakan untuk personil militer yang terluka di lapangan dan pasien yang telah mengalami operasi. Selain itu, pasien yang menderita luka serius dan astronot di ruang angkasa pun dapat menggunakan perban electroactive ini. Teknologi tinggi dari perban electroactive ciptaan NASA ini membantu menyembuhkan pasien yang luka di daerah yang minim memiliki akses ke layanan kesehatan mana pun, seperti halnya personil militer dan astronot.

Awalnya, badan antariksa ini menggunakan teknologi perban electroactive ini untuk misi ke Mars dan planet-planet lain. NASA  berupaya untuk memungkinkan para luka yang mungkin dialami astronot mereka mampu disembuhkan dengan cepat hanya dengan menempelkan perban electroactive pada bagian luka.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID