News

Nokia Perkenalkan Ponsel Androidnya Yang Pertama, Nokia 6

[Foto: engadget.com]
Pada tahun lalu Nokia mengumumkan rencananya untuk merilis handset dengan sistem operasi Android pada tahun 2017. Benar saja, pada hari terakhir ajang CES 2017, Nokia mengkonfirmasi bahwa pada tahun ini ia akan merilis Nokia 6—smartphone pertamanya yang menggunakan sistem operasi Android.

Dalam pernyataannya, HMD Global mengatakan bahwa ponsel tersebut hanya akan dijual di Tiongkok melalui situs e-commerce JD.com pada awal tahun 2017. Meskipun demikian, mereka tidak meberitahukan detail tanggal peluncurannya. Perlu diketahui, HMD Global merupakan sebuah perusahaan Finlandia yang dibentuk untuk mengembangkan ponsel di bawah brand Nokia. Itu artinya, Nokia tidak lagi memproduksi ponselnya sendiri.


Menurut HMD Global, peluncuran Nokia 6 “menandai langkah pertama HMD yang berambisi untuk mematok standar baru dalam desain, kualitas material, dan inovasi manufaktur di setiap tingkat produknya.” Smartphone yang satu ini memang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penggunanya dengan smartphone berkualitas premium yang ditawarkan dengan harga yang terjangkau oleh para konsumen di Tiongkok. Ponsel ini kabarnya dibanderol dengan harga 1.699 yuan (setara Rp 3,2 juta). Nokia 6 ini akan beroperasi dengan Android 7.0 Nougat dan memiliki layar beresolusi Full HD dengan luas 5,5 inci. Ponsel ini juga dilengkapi dengan kamera utama dengan resolusi 16 megapiksel, RAM 4GB, kapasitas penyimpanan sebesar 64GB, serta Dolby Atmos audio processing. Dari segi baterai, ponsel ini memiliki daya baterai sebesar 3000 mAh dan mendukung kartu MicroSD untuk penyimpanan eksternal.

Baca Juga:  Tamagotchi, ‘Mainan Masa Muda’ yang Kembali Dirilis!

Keputusan mereka untuk meluncurkan ponsel tersebut di Tiongkok disebabkan karena Tiongkok merupakan pasar yang strategis dengan 552 juta pengguna smartphone di Tiongkok yang diperkirakan akan meningkat menjadi 593 juta pengguna pada tahun ini. Nestor Xu, Wakil Presiden HMD Global daerah Tiongkok mengatakan: “Tiongkok adalah pasar smartphone terbesar dan paling kompetitif di dunia. Tidak aneh jika kami memilih untuk membawa perangkat Android pertama kami ke Tiongkok dengan mitra jangka panjang.”