News

Oculus Adakan Program Sosial Untuk Membantu Pelajar dan Komunitas Membuat VR

[Foto: Para siswa tengah meninjau cuplikan video VR mereka | Oculus.com]
[Foto: Para siswa tengah meninjau cuplikan video VR mereka | Oculus.com]
Kemampuan VR (Virtual Reality) untuk memberikan pengalaman yang mengesankan dalam gaming dan bentuk hiburan lain sudah tidak perlu diragukan lagi. Tapi bagi Oculus, hal ini belum cukup memuaskan. Oculus ingin memastikan bahwa organisasi non-profit dan pelajar mendapatkan kesempatan untuk merasakan manfaat dari VR.

Dalam hal ini, perusahaan virtual reality milik Facebook ini berinisiatif untuk membuat sebuah program yang dinamakan “VR for Good.” Program yang ditargetkan untuk pelajar sekolah, pembuat film VR, dan organisasi non-profit ini bertujuan untuk menginspirasi generasi pembuat VR di masa yang akan datang.

Program pertama, 360 Filmmakers Challenge, hanya difokuskan bagi pelajar saja. Dalam program ini, sembilan SMA di daerah Bay Area, San Francisco akan ditugaskan untuk membuat film 360 derajat berdurasi sekitar tiga sampai lima menit mengenai komunitas mereka. Untuk membuat film-film tersebut, sekolah-sekolah ini akan menerima headset Samsung Gear VR, smartphone Galaxy S6, sebuah Ricoh Theta S 360 Camera, dan akses eksklusif pada software editing video. Para siswa juga akan dibantu oleh pembuat film profesional dan “mentor film VR” selama proses pembuatan film

Program selanjutnya adalah 360 Bootcamp for Nonprofits. Program yang satu ini akan mempertemukan 10 pembuat film indie dengan 10 organisasi non-profit. Tujuannya adalah membuat video VR 360 derajat yang akan memperkenal organisasi, misi, dan kesulitan yang dihadapi organisasi tersebut. Program ini akan dimulai dengan pelatihan selama dua hari di kantor pusat Facebook pada bulan Juli.

Menurut laporan Digital Trends, tim-tim ini akan diberikan semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuat video VR 360 derajat profesional seperti kamera Nokia OZO (yang super mahal itu), ongkos perjalanan, dukungan pasca-produksi, dan bimbingan dari para veteran di industri perfilman. Untuk mengikuti program ini, organisasi non-profit bisa mencalonkan organisasi mereka mulai tanggal 30 Mei, begitu juga dengan pembuat film yang berminat untuk mengikuti program ini.

Hebatnya lagi, film-film yang telah dihasilkan dalam program ini akan ditayangkan pada Festival Film Sundance tahun 2017 nanti. Seperti apa kira-kira film yang dihasilkan program ini? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID


Warning: ksort() expects parameter 1 to be array, object given in /home3/labanus/public_html/sites/labana.id/wp-content/plugins/yet-another-related-posts-plugin/classes/YARPP_Cache.php on line 465