Tips & Guide

Panduan Lengkap Cara Memindahkan WhatsApp ke HP Lain Tanpa Akses Internet

Karena satu dan lain hal kadangkala kita harus berganti HP (ponsel). Setelah berganti ponsel, biasanya salah satu aplikasi yang wajib dipasang kembali adalah WhatsApp. Lalu bagaimana caranya memindahkan WhatsApp dari ponsel lama ke ponsel baru, beserta seluruh percakapan, foto dan videonya, tapi tanpa akses internet? Jika Anda menggunakan Android, silakan simak panduan berikut.

Tips ini juga berlaku untuk restore ke ponsel yang sama.

*Mengapa dalam panduan ini menggunakan contoh tanpa menggunakan akses internet? Karena seringkali berkas percakapan di WhatsApp sangat besar. Saya sendiri hampir 1GB besarnya. Jadi menggunggah dan mengunduh kembali berkas ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sebelum memulai, pastikan dulu anda sudah memiliki aplikasi file manager yang bisa mengkompresi dan mengekstrak berkas .zip. Jika belum ada, Anda bisa memasang aplikasi file manager terlebih dahulu. Rekomendasi saya: ES File Manager, atau aplikasi File Manager buatan Asus.

Langsung saja, berikut panduannya:

1. Matikan akses internet

Cara paling cepat, masuk ke “flight mode”. Cara lainnya dari menu “settings” Anda disable “Mobile Data”. Tujuan akses internet dimatikan terlebih dahulu adalah agar tidak ada pesan baru yang masuk selama proses ini.

2. Buat backup isi percakapan di WhatsApp

Di aplikasi WhatsApp, masuk ke menu Settings -> Chats and calls -> Chat backup. Anda akan menemukan tombol hijau bertuliskan “BACK UP”. Klik tombol ini, dan tunggu sampai proses backup selesai.

3. Temukan folder WhatsApp, bersihkan file yang tidak perlu, 

Buka File Manager, masuk ke folder WhatsApp – Databases. Di dalamnya Anda akan menemukan beberapa berkas, kurang lebih sebagai berikut:

Hapus semua berkas selainmsgstore.db.crypt8“. Mengapa? Karena berkas yang lain itu tidak diperlukan dan ukuran berkasnya cukup besar, bisa sampai puluhan MB untuk setiap berkas. Dengan menghapus berkas ini proses kompresi, ekstrak, maupun pemindahan berkas akan menjadi lebih cepat nantinya.

4. Kompres folder WhatsApp

Kembali ke file manager, tekan dan tahan tepat di folder WhatsApp, pilih menu kompresi. Kasih saja nama “WhatsApp.zip“. Tunggu sampai proses kompresi selesai. Jika berkasnya cukup besar (sekitar 800MB), maka waktu yang diperlukan juga cukup lama.

Karena ponsel saya menggunakan Xiaomi, maka tampilan file managernya akan seperti ini. Untuk Anda yang menggunakan file manager yang lain, tentu saja tampilannya tidak persis sama.

5. Salin hasil kompresi ke komputer.

Colokkan kabel data ke Android anda dan ke komputer. Jika komputer Anda menggunakan Windows ataupun Linux, kemungkinan besar ponsel Anda sudah terdeteksi seperti layaknya flashdisk. Jika Anda menggunakan Mac OS, maka anda perlu memasang aplikasi Android File Transfer terlebih dahulu.

Salin berkas WhatsApp.zip dari ponsel Anda ke komputer.

6. Pindahkan file hasil kompresi ke ponsel baru, ataupun ke ponsel lama.

Untuk bagian ini cukup jelas. Anda tinggal copy-paste saja berkas WhatsApp.zip tadi dari komputer ke ponsel Anda yang sudah terkoneksi dengan kabel data.

7. Ekstrak file hasil kompresi

Buka file manager di ponsel yang baru (ataupun ponsel lama yang mau Anda restore), pilih berkas WhatsApp.zip tadi. Jika Anda menggunakan file manager dari Xiaomi, ataupun aplikasi file manager yang saya rekomendasikan tadi, maka akan muncul pilihan menu “Extract” atau “Decompress”. Silakan pilih menu ini.

Biasanya file WhatsApp.zip ini akan diekstrak ke dalam folder WhatsApp -WhatsApp. Jadi di file manager akan keluar folder: WhatsApp – WhatsApp – baru isi foldernya.

Jika ini yang terjadi, Anda perlu mengubah nama folder yang utama dari WhatsApp misal ke WhatsAppX. Setelah itu masuk ke dalam folder WhatsAppX. Di dalamnya Anda akan menemukan folder WhatsApp. Pindahkan folder ini ke “atasnya” (Phone Storage). Bisa dengan menu “Cut – Paste”, ataupun “Move”.

Folder WhatsAppX tadi diapakan? Hapus saja, karena sudah kosong dan tidak diperlukan.

7. Install WhatsApp 

Nyalakan internet di ponsel Anda (jika belum). Masuk ke Google Play, install WhatsApp seperti biasa.

8. Restore backup.

Setelah proses instalasi dari Google Play selesai, buka aplikasi WhatsApp. Anda akan dihadapkan dengan proses konfigurasi WhatsApp, diawali dengan memasukkan nomor ponsel anda untuk verifikasi. Ikut proses ini, sampai nanti WhatsApp menemukan berkas backup WhatsApp hasil ekstrak tadi. Jika berkas tersebut berhasil dikenali, akan muncul seperti ini:

Tekan tombol “NEXT”. Maka proses restore WhatsApp akan berjalan. Jika berkasnya cukup besar, proses ini memakan waktu agak lama.

9. Lanjutkan proses konfigurasi sampai selesai

Pada tahap berikutnya, akan muncul layar yang menanyakan apakah anda ingin WhatsApp anda di-backup setiap hari ke Google Drive.

Saya pribadi memilih tidak. Alasannya sama seperti di atas, karena besar berkas percakapan saya hampir 1GB, maka jika saya memilih untuk backup ke Google Drive, pertama kali saya perlu mengupload 1GB berkas tersebut. Tetapi jika Anda ingin memilih membackup ke Google Drive juga bisa, tapi saran saya berkas Video tidak perlu ikut dibackup, karena biasanya ukurannya cukup besar.

10. Selesai !

Tadaaa… Maka semua percakapan Anda dari WhatsApp sebelumnya bisa Anda akses kembali. Lengkap dengan seluruh gambar (foto), maupun video.

Tips: Pastikan hasil kompresi folder WhatsApp anda sempurna. Salah satu caranya dengan mencoba ekstrak di komputer. Saya sendiri pernah mengalami hasil kompresi yang tidak sempurna, alhasil file backup WhatsApp nya tidak bisa di-restore.

Catatan:

Mengapa folder WhatsApp perlu dikompresi menjadi berkas Zip terlebih dahulu? Lebih mudah langsung disalin saja ke komputer, bukan?

Tergantung. Jika folder WhatsApp-nya masih sedikit isinya, tidak masalah, Anda tidak perlu kompresi terlebih dahulu. Tetapi jika berkasnya sudah ratusan atau ribuan (gambar dan video), lebih baik dikompresi menjadi berkas Zip terlebih dahulu. Jika tanpa kompresi terlebih dahulu, seringkali sewaktu proses salin dari ponsel ke komputer ataupun sebaliknya akan gagal.

 

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID