Opinion

Perlukah Seorang Mentor dari Founder Startup?

[Foto: pixabay.com]
[Foto: pixabay.com]
Salah satu kenyataan yang harus Anda hadapi sebagai seorang founder adalah kadang kala Anda tidak bisa menyelesaikan segala sesuatunya sendirian. Sebagai founder, Anda akan sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit untuk diambil. Anda akan menyadari bahwa ada banyak hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi Anda. Akan ada banyak hal yang berada di luar jangkauan, masa-masa yang sulit, dan kesalahan-kesalahan yang tidak bisa dihindari.

Pada saat itu sebagai founder Anda akan menyadari bahwa berjalan sendirian dengan pendirian yang teguh tanpa pengaruh dari siapapun adalah hal yang mustahil. Ada masanya di mana Anda akan membutuhkan orang lain. Entah urusan berbagi beban, bertanya-tanya hal-hal yang sulit dipecahkan, atau bahkan meminta saran ketika akan mengambil keputusan.

Mencari seorang mentor barangkali dapat dijadikan satu opsi yang menarik bila Anda berada dalam situasi serba sulit seperti ini. Pada dasarnya mentor adalah seseorang yang berguna untuk mendampingi Anda dalam masa-masa krusial sebagai seorang founder. Mentor biasanya datang dari sosok yang memiliki keahlian di bidang tertentu. Ia akan banyak memberikan kita sebagai “murid” pelajaran-pelajaran penting untuk mengembangkan bisnis yang sedang kita rintis selama proses mentoring. Fungsi mentor kenyataannya dapat melebihi dari “proses” mentoring itu sendiri, di mana mentor pada akhirnya menjadi orang yang dapat selalu diandalkan dalam posisi-posisi yang sulit.

Mentor akan mendorong dan memotivasi founder untuk bergerak maju

Mentor memberikan ide dan insight yang dapat menjadi tantangan bagi para founder untuk berpikir lebih dari apa yang mereka pikirkan pada umumnya. Mentor akan memberi kita masukan dan kalimat-kalimat positif yang mampu mendorong berpikir melampaui kapasitas. Mentor yang ideal akan membantu founder untuk terus berinovasi dan mewujudkan ide-ide absurdnya menjadi produk yang fantastis. Lebih dari sekadar ilmu, mentor akan membantu para founder untuk bergerak maju dan tidak berhenti berusaha sampai mereka benar-benar mampu mewujudkan keinganannya.

Mentor melindungi para founder dari kesalahan dalam melangkah

Sebagai seorang founder, terlebih yang masih pemula, pastinya tidak mungkin Anda dapat dengan mulus melakukan tindakan tanpa kesalahan sekecil apapun. Memang, dengan melakukan kesalahan-kesalahan tersebut, founder dapat belajar untuk melakukan hal yang lebih baik. Namun, kadangkala kesalahan terlalu sering yang dibuat oleh founder akan membuat jalannya startup tersendat-sendat atau bahkan gagal total. Oleh karenanya, dengan memiliki mentor, founder akan sedikit terhindar dari terlalu banyak melakukan kesalahan.

Dalam hal ini mentor memang tidak akan mengambil alih semua keputusan founder. Mentor yang baik tetap akan memberikan kebebasan kepada founder untuk berpikir mandiri dan melakukan segalanya berdasarkan hasil pemikirannya sendiri. Namun, keberadaan mentor membantu founder untuk berpikir lebih realistis sehingga ia dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan yang tidak perlu.

Anda akan mendapatkan nasihat-nasihat terbaik dari mereka

Beberapa mentor memang sengaja membuat para founder didikannya melakukan kesalahan. Sebab itu adalah cara yang paling tepat untuk mendidik mereka agar mampu berpikir sesuai dengan kriteria ideal. Namun, seorang mentor yang baik pasti akan memberikan nasihat yang mampu membuat founder berpikir dan merenung total dari setiap kesalahan yang telah dibuatnya.

Mentor akan memberikan evaluasi dari setiap kesalahan yang dilakukan oleh founder. Dari mentor tersebut, founder akan mendapatkan nasihat-nasihat atau solusi yang dapat berperan penting untuk mengatasi kesalahan-kesalahannya. Dengan demikian, kehadiran mentor akan sangat membantu founder di saat-saat yang memang dibutuhkan.

Jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan update terbaru dari @LabanaID