News

Raksasa-Raksasa Teknologi AS Bergabung dengan Pengguna untuk Menyelamatkan Internet

[Foto: Getty Images/Chip Somodevilla]
Perusahaan-perusahaan teknologi terbesar di Amerika Serikat pada hari Rabu (12/7) memobilisasi pengguna dalam sebuah demonstrasi online untuk melawan pembalikan peraturan yang berlaku di era Obama yang mengatur akses Internet. Mereka akan melakukannya dengan GIF.

“Net Netrality Day of Action” mendukung konsep bahwa seluruh lalu lintas Internet harus diperlakukan sama. Penyedia Layanan Internet (ISP), seperti AT&T, Verizon dan Comcast, seharusnya tidak dapat memblokir, mempercepat atau memperlambat situs web legal, atau memberikan perlakuan istimewa kepada orang lain, termasuk layanan mereka sendiri.

Para penyedia layanan Internet tersebut memang mengatakan mereka tidak akan melakukannya, lagipula pada tahun 2015, Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) menerapkan peraturan untuk melarang perilaku tersebut. Sebuah dukungan besar untuk Net Neutrality, yang sebagian berasal dari forum internet seperti Reddit, membuat peraturan ini menjadi kampanye populer.

Ketakutannya adalah, tanpa adanya peraturan tersebut, ISP akan menggunakan terlalu banyak kendali atas penggunaan Internet oleh pengguna dengan menerapkan harga lebih mahal untuk jaringan Internet yang lebih cepat.

Banyak pihak mengatakan Internet sedang “dalam bahaya” karena Internet gratis dan terbuka akan dikontrol ketat oleh perusahaan telekomunikasi raksasa yang telah melakukan hal-hal yang dinilai merugikan pengguna, seperti memblokir aplikasi dan layanan dari ponsel dan meloloskan layanan mereka sendiri dari data caps. Karena kurangnya persaingan di pasar akses Internet, perusahaan-perusahaan ini bertindak seperti pemain monopoli. Karena pemerintah AS dinilai tidak memiliki cukup keinginan untuk mempertegas apa yang semua orang sudah tahu: akses internet adalah sebuah utilitas.

Baca Juga:  Mau Olahraga? Intip dulu 5 Aplikasi Kebugaran Terbaik di Android

FCC di bawah pimpinan Trump-dengan Ajit Pai sebagai penanggung jawab, telah mengusulkan pembalikan peraturan ini, yang menurut FCC tidak adil, membebani ISP dan kuno karena mengandalkan regulasi berdasarkan utilitas.


Protes tersebut, yang didukung oleh perusahaan web besar termasuk Facebook, Amazon dan Snapchat, bermaksud untuk menarik perhatian pada masalah tersebut beberapa hari sebelum periode komentar terbuka oleh warga mengenai peraturan yang diusulkan berakhir. Pada hari-hari awal sejak FCC membuka situs webnya untuk mendapatkan umpan balik, proposal tersebut mendapat lebih dari lima juta komentar, sebagian karena John Oliver yang pekan ini menginstruksikan para pembacanya untuk memberitahu pemegang regulasi mengenai di pihak mana mereka berada.

Pai mengatakan bahwa dia setuju dengan prinsip dasar Net Neutrality, namun yakin pemerintah seharusnya tidak menerapkan peraturan pencegahan dini terhadap ISP.

Inilah yang perlu Anda ketahui.

Apa itu Net Netrality Day of Action?

12 Juli adalah tanggal yang ditetapkan untuk demonstrasi ini, di mana situs Internet akan mencoba untuk menunjukkan kepada pengguna seperti apa web jika peraturan net neutrality dibalik.

Baca Juga:  GitHub Merilis 2,8 Juta Data Open Source Repository Melalui Google BigQuery

Gerakan ini, yang juga dinamai Battle for the Net, sedang diselenggarakan oleh tiga organisasi yang bertujuan untuk melindungi peraturan net neutrality: Fight for the Future, Free Press Action Fund and Demand Progress. Juga terlibat: Vimeo, Etsy, Airbnb, ACLU, Spotify, Yelp, Twitter, OKCupid, Dropbox dan Pinterest.

Satu kelompok pelobi besar, Internet Association, yang mewakili perusahaan teknologi termasuk Amazon, Microsoft, dan Google, telah menyiapkan serangkaian Net Netrality GIF untuk menunjukkan betapa pentingnya peraturan tersebut. Salah satu contohnya dibuat oleh sebuah kelompok yang berusaha untuk “membuka mata” para pengguna Internet dengan klip karakter dari Fresh Prince of Bel Air yang melakukan jungkir balik dengan kata-kata: “Apakah Anda menyukai internet? Hebat, saya juga suka! Begini cara Anda membantu menyelamatkannya. ”

Berbagai situs web dan aplikasi di AS akan memasang lansiran yang mendorong pengguna untuk mengirim komentar kepada FCC dan Kongres tentang melindungi aturan net neutrality. Lansiran ini akan menunjukkan skenario yang dapat dipastikan oleh pendukung mereka jika peraturan tersebut dibalik, seperti pemuatan konten yang lambat, simbol yang diblokir atau harus membayar untuk mendapatkan layanan yang lebih cepat.

Baca Juga:  Google Hadirkan Fitur Baru untuk Mencari Pekerjaan pada Platformnya

Untuk mendukung aksi “Internet-Wide Day of Action to Save Net Neutrality,” lebih dari 80.000 situs web—dari platform media sosial besar seperti Facebook, layanan streaming seperti situs Netflix, hingga platform caru jodoh OkCupid—menampilkan spanduk, peringatan, iklan, dan video singkat untuk “menginspirasi” masyarakat untuk menentang pembalikan aturan net neutrality yang dibentuk tahun 2015 lalu.