Review

Review: Samsung Galaxy S9, Desain Membosankan, Kameranya Layak Diandalkan

Samsung Galaxy S9 [Foto: Samsung]
Lini Galaxy S dari Samsung sudah dikenal luas sebagai ponsel mewah. Tahun ini, keluarga terbaru dari seri tersebut, Galaxy S9, pun tetap mempertahankan tradisi itu. Tetapi, apakah perangkat seluler berbanderol Rp11,5 juta itu layak beli? Begini ulasan singkat dari Galaxy S9 yang sudah redaksi rangkumkan untuk Anda.

Desain

Pada dasarnya, Galaxy S9 seukuran Galaxy S8, yaitu 5,8 inci. Saat dua ponsel itu disejajarkan, rasanya susah sekali bagi awam untuk membedakannya, walaupun Galaxy S9 punya bezel bagian atas dan bawah yang lebih tipis. Perbedaan baru terasa ketika keduanya dibalik. Galaxy S9 sepertinya belajar dari kritikan sejumlah penggunanya pada Galaxy S8, sehingga kini di seri terbaru S itu posisi sensor pemindai sidik jari diletakkan di bawah kamera belakang. LED flash dan sensor heart-rate juga dipindahkan ke sisi sebaliknya.

GSMArena (09/03/18) menilai desain Galaxy S9 tak lagi futuristik untuk saat ini. Sebab, curved glass yang diusungnya sudah lama dikenakan oleh Galaxy S7 Edge dan ponsel-ponsel premium Android lainnya, termasuk ponsel tiruan. Untungnya balutan material kacanya yang mengkilap serta warna yang beragam (Midnight Black, Coral Blue, Lilac Purple, Titanium Grey) cukup membuat Galaxy S9 tak lagi membosankan.

Sebagai proteksi, ada Corning Gorilla Glass 5 yang melindungi bagian belakang dan layar Super AMOLED 1440 x 2960 pikselnya serta IP68 yang membuatnya anti-debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter atau selama 30 menit.

Empat varian Samsung Galaxy S9 [Foto: Samsung]
Performa

Galaxy S9 dibagi dua berdasarkan chipset-nya. Di Indonesia, handset ini akan hadir dengan Exynos 9810 octa-core. Hasil benchmark Galaxy S9 dengan chipset tersebut di AnTuTu 7 menghasilkan skor 250156, selisih sedikit saja dengan Sony Xperia XZ2. Ya, keduanya adalah produk dengan chipset termutakhir di ekosistem Android saat ini.

Selebihnya, Galaxy S9 memakai RAM 4GB yang dirasa masih lebih dari cukup untuk sebagian besar user, pilihan memori internal 64/128/256GB ditambah microSD, GPU Mali-G72 MP18, serta OS Android 8.0 Oreo.


Skor AnTuTu benchmark Samsung Galaxy S9 [Foto: GSMArena]
Kamera

Samsung mengklaim peningkatan pada Galaxy S9 dapat dirasakan secara gamblang dari kameranya. Hal ini pun diakui sejumlah reviewer, misalnya TrustedReview (08/03/18) yang menyebut bahwa teknologi kamera adalah sisi terunik dan termutakhir S9.

Pertama, ponsel ini tak memakai lensa aperture fixed, karena S9 dapat berpindah dari bukaan f/2.4 ke f/1.5. Tujuannya adalah membantu user untuk menghasilkan foto terbaik sesuai lingkungan (aperture f/2.4 dipakai ketika cahaya minim, dan sebaliknya). Kamera belakang S9 sendiri beresolusi 12MP dengan OIS, autofocus yang cepat, dan dapat merekam video 4K dalam 60fps.

Nah, sementara di depan, Samsung membawa fitur yang serupa dengan Animoji di iPhone X. Namanya AR Emoji. Dengan kamera depan 8MP-nya, Anda dapat membuat emoji khas Anda yang interaktif serta unik.

Baterai

Berkapasitas 3.000mAh, baterai Galaxy S9 diklaim tahan seharian penuh. Namun, DigitalTrends (09/03/18) tak menyarankan para pengguna smartphone akut untuk terus berinteraksi dengan ponsel ini karena daya tahannya tak terlalu prima. TheVerge (08/03/18) bahkan secara gamblang menyarankan pada Anda para heavy user untuk memakai S9 Plus saja karena performa baterainya lebih baik.

Sebaliknya, jika tak terlalu sering digunakan, Galaxy S9 yang di-full-charge menawarkan daya tahan yang cukup baik. Diisi penuh dan digunakan mulai pukul 07.30, baterai ponsel ini menurut DigitalTrends baru menyentuh 38 persen pada pukul 17.00.

Samsung Galaxy S9 [Foto: Samsung]
Konektivitas dan Fitur Lainnya

Selain jaringan standar seperti 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth 5.0, NFC, audio jack 3.5mm, dan USB Type-C, Galaxy S9 juga mempertahankan fitur wireless charging. Untuk keamanan, ponsel ini tetap memiliki fingerprint sensor dan keamanan biometrik yang telah ditingkatkan. Ya, peningkatan keamanan biometrik yang bisa dinikmati di Galaxy S9 adalah intelligent scan, yaitu teknologi kombinasi face recognition dan iris scanner.

Secara keseluruhan, Galaxy S9 memang ponsel yang hebat. Dengan harga yang lebih mahal Rp1 jutaan daripada Galaxy S8 saat diluncurkan di Indonesia, peningkatan performa kamera dual-aperture serta adanya fitur intelligent scan lumayan menarik. Namun jika Anda tak memprioritaskan dua keunggulan itu, mungkin belum mendesak untuk membawa pulang Galaxy S9 untuk sekarang.